Corona Masih Ada, Patuhi Protokol Kesehatan



PADANG-Ternyata, terlalu sulit untuk mengajak masyarakat untuk memakai masker. Terlalu  banyak warga yang enggan mematuhi protokol kesehatan dan menganggap remeh Covid-19. Padahal, jumlah pasien konfirmasi positif terus meningkat dan belum ada tanda pandemi melandai. Kalau dipikir-pikir, apa susahnya memakai masker ketika berada di luar rumah.

Bukti susahnya mengajak warga Sumbar memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan, polisi harus menegur banyak orang. Sepanjang pekan lalu,  tercatat puluhan ribu orang yang ditegur polisi. 

Petugas menegut warga dalam dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan untuk cegah penyebaran Covid-19. Puluhan ribu warga yang ditegur itu berdasarkan data yang dikeluarkan Polda Sumbar beserta jajaran

Kabid Humas Polda, Kombes Satake Bayu Setianto, mengatakan, sepanjang Minggu (6/6/2021), pihaknya telah melakukan 22.088 kegiatan, dalam bentuk razia dan pemeriksaan di tempat keramaian. “Dengan sasaran orang, tempat keramaian dan usaha yang berada di wilayah hukum Polda Sumbar,” kata Satake Bayu.

Dirinya menyampaikan, dalam operasi yustisi tersebut pihaknya telah memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan berupa teguran lisan 23.960 dan tertulis kepada 1.059 orang.

Sedangkan untuk sanksi berupa denda dan penutupan tempat usaha, saat operasi tidak diterapkan.

Polda berharap masyarakat sadar dengan masih bertambahnya kasus positif Covid-19 di Sumbar menandakan masih adanya virus corona, sehingga dalam beraktivitas di luar rumah khususnya, untuk dapat disiplin protokol kesehatan.

“Kita terus ingatkan kepada masyarakat, agat selalu mematuhi prokes tersebut untuk menekan penyebaran Covid-19. Karena, saat ini masih ditemukan adanya penambahan kasus positif Covid-19 di Sumbar,” jelasnya.

“Jangan sampai gara-gara mereka yang tidak patuh prokes, keluarga atau orang lain malah jadi kena atau positif Covid-19,” katanya. (*)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama