Dessy Adin Jadi Kepala BPKP Sumbar

 

Serah terima Kepala BPKP Sumbar


PADANG-Dessy Adin menjadi Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumbar menggantikan pejabat lama Ihsan Fuadi. Serah terima jabatan di auditorium gubernuran, Senin (23/8/2021).

"Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian kepala BPKP sebelumnya Ihsan Fuadi dan mengucapkan selamat datang kepada pejabat yang baru," katanya Gubernur Mahyeldi.

Gubernur menilai pergeseran dalam sebuah lembaga adalan hal yang lumrah untuk memperluas wawasan dan pengetahuan keterampilan di bidang kepemimpinan manajemen maupun pengembangan karir.

Ia mengajak jajaran pemprov dan kabupaten/kota di provinsi itu tetap bisa bersinergi dengan BPKP untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel.

Gubernur mengatakan, BPKP Sumbar sebagai aparat pengawasan internal pemerintah dapat membantu dalam memperbaiki pengelolaan keuangan dan peningkatan akuntabilitas BUMD dan BUMNag, peningkatan peran dan kinerja BUMD, penyelesaian permasalahan aset daerah, pengembangan kapabilitas APIM bagi bagi inspektorat daerah dan berbagai isu strategis lainnya.

Saat pandemi Covid-19, pemerintah daerah dituntut agar bertindak cepat untuk mengatasi persoalan dan kekurangan dalam penanganan. Untuk itu perlu didukung dengan akuntabilitas yang baik sehingga dibutuhkan pula dukungan BPKP.

Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi Agustina Arumsari berharap pemerintah daerah bisa terus menjalin komunikasi yang intens dengan Kepala BPKP Sumbar yang baru.

Ia mengatakan BPKP sesuai PP Nomor 60/2008 tentang Sistem Pengendalian Intern dan Perpres Nomor 192/2014 tentang BPKP bertujuan untuk menfasilitasi pemerintah daerah dalam membangun sistem tata kelola pemerintahan yang sesuai dengan tata peraturan yang berlaku serta efisien efektif dan transparan.

 BPKP juga memiliki banyak peran dalam mewujudkan good governance dan clean government seperti dengan meningkatan kapabilitas aparat pengawasan intern pemerintah yang bertujuan untuk membangun sistem peringatan dini, meningkatkan keekonomisan, efisiensi dan efektivitas dan memberikan solusi atas permasalahan di setiap lingkungan pemerintahan.

BPKP juga memberikan insurance dan consulting di berbagai bidang salah satunya dalam optimalisasi pendapatan daerah. "Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BPKP bisa terjalin semakin erat," ujarnya. (*)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama