Jalan Rusak Makin Hancur, Air Bersih Juga Susah, Jaringan Seluler tak Pula Ada

Jalan rusak yang kian hancur di Nagari Sariak Alahan Tigo, Kabupaten Solok


SOLOK–Indonesia sudah 76 tahun merdeka, namun kisah dari pelosok negeri  luput dari perhatian. Masyarakat di pedalaman hidup dalam serba keterbatasan. Mereka jauh fasilitas sebagaimana layaknya orang kota.

Jaringan seluler saja tak ada di tempat mereka. Begitu pula air bersih yang masih menjadi barang mewah. Saatnya elit politik negeri ini mau memikirkan nasib rakyat. Mereka yang tinggal di pedalaman juga orang Indonesia yang layak menikmati kemerdekaan. Makanya, sering-seringlah jalan-jalan ke pedalaman. Jangan ke luar negeri saja yang rajin.

Akses jalan Talang Babungo- Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok rusak parah. Kerusakan ini kian parah sejak adanya proyek PLTMH di Sariak Alahan Tigo, karena banyaknya alat berat yang masuk. 

“Saya sudah menerima informasi tentang kerusakan jalan ini. Namun, kerusakan makin parah sejak proyek listrik,” ujar Bupati Solok, Epyardi Asda.

“Saya senang investor datang ke tempat kita, tetapi harus jelas apa manfaatnya untuk masyarakat,” ujar Epyardi Asda saat meresmikan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dan  program  percepatan peningkatan tata guna ir irigasi ( P3TGAI), Rabu (11/8/2021) di kantor Wali Nagari Sariak Alahan Tigo.

Bila mereka (kontraktor) pernah berjanji memperbaiki jalan ini, jelas bupati, tolong tagih janji mereka. Kalau janji itu benar adanya dan ada buktinya,  pemda akan memanggil mereka. "Jika perlu, kita laporkan kepada aparat hukum karena ini sudah merugikan masyarakat di sini," katanya.

“Dinas PUPR segera mengusulkan perbaikan jalan dari Talang Babungo ke Sariak Alahan Tigo melalui Dana DAK pada 2022,” ujar Epyardi Asda. 

Bupati berjanji menganggarkan dana pembangunan untuk Sariak Alahan Tigo.  Kalau tidak ada dana APBD, akan dicarikan ke pusat termasuk melalui anggota DPR Athari Gauti Ardi. 

Bupati dan Athari Gauti Ardi hadir ke Sariak Alahan Tigo dalam rangka peresmian BSPS dan P3TGAI. Selain  bupati dan Athari Gauti Ardi, juga hadir Wakil Ketua DPRD Ivoni Munir, beserta anggota DPRD Dapil 4, Ketua TP PKK Emiko Epiyardi Asda,  Camat Hiliran Gumanti Romi Hendrawan, Wali Nagari Sarik Alahan Tigo Baharuddin, Kadis DPRKPP Efia Vivi Fortuna, Forkopimca Hiliran Gumanti dan tokoh masyarakat, niniak mamak dan bundo kanduang. 

Baharuddin berterimakasih Kepada bupati dan Athari Gauti Ardi,  serta Kementerian PUPR dan semua pihak yang telah berkontribusi akan terlaksananya BSPS dan P3TGAI di Sariak Alahan Tigo.

 Nagari Sariak alahan Tigo, jelas Baharuddin, memiliki delapan jorong dengan jumlah penduduk sekitar 5.969 jiwa. Mata pencarian paling dominan di bidang pertaniaan dan perdagangan. 

“Program BSPS dan  P3TGAI adalah wujud nyata dari hasil perjuangan Ibu Athari Gauti Ardi dan Bupati untuk masyarakat Nagari Sariak Alahan Tigo,” jelas Baharuddin. 

Masyarakat Nagari Sariak Alahan Tigo, jelas Baharuddin, berharap perbaikan akses jalan, terutama  dari Nagari Talang Babungo hingga ke Nagari Sariak Alahan Tigo karena saat itu rusak parah. Di samping itu jaringan seluler tidak ada. Begitu juga dengan air bersih, yang belum ada di semua jorong. 

Athari Gauti Ardi mengucapkan selamat kepada penerima manfaat dari program BSPS dan P3TGAI di Nagari Sarik Alahan Tigo.   “Jumlah BSPS ada 42 rumah dan program P3TGAI berupa irigasi,” ujar Athari Gauti Ardi. 

Athari Gauti Ardi berharap agar warga  penerima bantuan agar menjaga dan memelihara bantuan yang telah diberikan dengan baik agar bantuan itu bisa tahan lama dan bisa juga dipakai oleh generasi yang akan datang. 

“Saya dan bupati akan memikirkan bagaimana caranya akses jalan ke Sariak Alahan Tigo ini bisa diperbaiki,” jelas Athari Gauti Ardi.

Epyardi Asda mengatakan jika kehadirannya di Nagari Sariak Alahan Tigo Bersama Athari Gauti Ardi di samping  untuk meresmikan program BSPS dan P3TGAI, juga untuk bersilaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat. 

“Program BSPS bukanlah program pemda, melainkan program dari pusat melalui kementerian PUPR, yang diperjuangkan oleh Athari Gauti Ardi Anggota DPR RI Komisi V Partai Amanat Nasional (PAN),” ujarnya. (WTL/ED)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama