Pemkab Solok Kembali Terima Opini WTP dari BPK

 Bupati Solok Epyardi Asda terima opini WTP dari BPK Sumbar


SOLOK-Pemerintah Kabupaten Solok kembali mendapatkan opini WTP atas LKPD 2022 dari BPK RI. Opini WTP diterima Bupati Epyardi Asda Dt. Sutan Majo Lelo dan Ketua DPRD Dodi Hendra,  Jumat (12/5/ 2023). BPK Perwakilan Sumatera Barat.


Bupati didampingi Sekda Medison, kepala OPD dan pejabat pemkab lainnya.

Penyerahan LHP atas LKPD tersebut dilakukan bersamaan dengan Kabupaten Solok, Sijunjung, Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto, Kepulauan Mentawai, serta Agam.

Kepala BPK Sumbar, Arif Agus lupa mengucapkan selamat kepada ketujuh daerah yang menerima LHP serta bersama mendapat Opini WTP. "Dengan penyerahan LHP ini maka selesai juga tugas institusi kami dalam tahun ini terhadap tujuh daerah tersebut," ujarnya.

Arif mengingatkan, dari opini WTP ini yang paling penting adalah tindak lanjut hasil pemeriksaan karena itu merupakan tolak ukur. "Sebagus apapun LHP harus dibarengi dengan tindak lanjut hasil pemeriksaan," jelasnya.

Ia mengucapkan terimakasih atas kerjasama dari pemerintah daerah dan DPRD di tujuh daerah kali ini, sehingga tugas dapat dijalankan dengan baik. "Semoga kedepan pengelolaan keuangan akan menjadi semakin baik," kata dia.

Ketua DPRD Dodi Hendra mengatakan, tanpa adanya arahan, bimbingan serta bantuan dari BPK rasanya mustahil pengelolaan keuangan di setiap daerah akan berjalan baik dan maksimal. "Kami sepakat akan memperbaiki apa saja temuan tahun lalu, dan Insya Allah tidak akan ditemui lagi pada LKPD 2023," kata dia.

Bupati Epyardi memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran aparatur yang telah bekerja keras guna mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Dikatakan bupati, tanpa adanya sinergitas dan kerjasama yang tercipta dengan baik antar seluruh aparatur pemerintahan di lingkungan pemko, keberhasilan dalam meraih WTP jelas sulit akan terwujud. 

Bupati sampaikan komitmen dan kerja keras seluruh jajaran pemko dalam memastikan pelaksanaan APBD benar-benar sesuai perundang-undangan dan akuntabel, bisa jadi menjadi pendorong hasil yang diraih. Memang tidak mudah, karena standar akuntansi yang harus dan menjadi pedoman semakin berat. (clara)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama