Wakil Wali Kota Solok Lepas Peserta Latsitardanus

Wakil Wali Kota Solok dapat kejutan dari peserta Latsitardanus

KOTA SOLOK-Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra lepas peserta Latsitarda Nusantara XLIII. Upacara diadakan di halaman balai kota, Kamis (8/6/2023). Kegiatan itu dihadiri jajaran forkopimda dan kepala OPD di lingkup Pemerintah Kota Solok.


Peserta sudah 17 hari melakukan pengabdian dan bersosialisasi dengan masyarakat. Peserta Latsitardanus kembali ke pusat pendidikan masing-masing. Upacara tersebut berlansung haru. 

Wakil wali kota berharap, kegiatan ini dapat memberikan pembekalan kepada para taruna dan taruni serta praja sebagai kader pemimpin di masa depan. 


Dikatakan wakil wali kota, dengan menanamkan dan menumbuh kembangkan mentalitas kejuangan, cinta tanah air serta jiwa semangat integrasi, sebagai upaya membangun soliditas TNI, polri dan pemerintah, sekaligus untuk memupuk sinergitas kemanunggalan bersama dengan komponen masyarakat di daerah setempat. 

Ramadhani mengakui banyak kesan yang baik diterima masyarakat selama mereka melaksanakan pengabdian di Kota Solok. 

Wakil wali kota berpesan kepada semua peserta Latsitardanus agar jangan pernah lupa keindahan dan keramahan masyarakat Kota Solok, 

"Semoga apa yang menjadi pengalaman terindah di Kota Solok selama mengikuti kegiatan Latsitardanus bisa diceritakan kepada sahabat, kerabat dan sanak saudara, menjadi pedoman dalam mengemban tugas kedepannya yang semakin berat," kata dia.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Solok ucapkan terimakasih telah mengabdi selama kurang lebih 17 hari di kota ini untuk adik-adik semua calon pemimpin masa depan. Semoga tambah sukses dalam pengabdian kepada negara dan yang terpenting semoga Kota Solok menjadi kesan tersendiri bagi adik-adik,” kata wakil wali kota. 

Tanggal pelaksanaan upacara tersebut bertepatan dengan hari kelahiran Wakil Wali Kota Solok, yang membuat suasana menjadi haru. Wakil wali kota diberi kejutan oleh seluruh peserta Latsitarda Nusantara XLIII. (SIS)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama