Wali Kota Ingin Ada Anak Muda Kota Solok yang Jadi Pemain Nasional

Wali Kota Zul Elfian dan jajaran audiensi dengan Sekjen PSSI, Yunus Nusi di Jakarta


JAKARTA-Wali Kota Zul Elfian berharap ada putera Solok yang ikut main dalam piala dunia kelompok umut. Wali kota mengaku sedang merintis jalan arah itu dengan jalan menyelenggarakan kelas keberbakatan sepakbola tingkat SMP.


"Di satu sisi, pemerintah daerah sangat dibatasi dengan aturan dalam keikutsertaan pembiayaan klub sepak bola. Namun, besar harapan dengan kelas ini nanti akan mampu melahirkan pemain sepakbola nasional bahkan internasional dari Kota Solok," jelas Zul Elfian.

Hal itu dikatakan Zul Elfian Umar saat audiensi dengan Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi didampingi Coach Indra Sjafri di kantor PSSI, Gelora Bung Karno, Rabu (13/12/2023).

Dalam audiensi itu, wali kota didampingi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Nurzal Gustim, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Edwin Putra, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Atmi Yulfera, Pranata Humas Ahli Muda, Yopi Permana dan Analis Kebijakan Ahli Muda, Respipal Hendri.

Zul Elfian ucapan terima kasih kepada sekjen dan coach yang berkenan menerima dia  dan rombongan. "Terimakasih atas kesediaan Pak Sekjen yang telah menerima kami, padahal kami tahu cukup sibuk dan melelahkan pasca selesainya piala dunia U-17. Begitu juga halnya dengan Coach Indra Sjafri, walau orang Minang tapi baru kali ini dapat bertemu langsung," ucap wali kota.

Dikatakan Zul Elfian, Pemko Solok sedang membangun stadion sepakbola. "angat rugi rasanya kita hanya sekadar penonton pemain daerah lain dan kita tidak punya kesebelasan yang kita banggakan. Kita berkeinginan kembali menghidupkan klub Kota Solok serta juga menyiapkan bibit-bibit pemain mulai dari sekarang. Tentunya kedatangan kami tentu sangat mengharapkan pendampingan dan dukungan demi tercapainya keinginan itu," kata wali kota.

Yunus Nusi mengatakan sangat senang dan menyambut baik kedatangan Wali Kota Solok beserta jajaran karena akan membawa angin segar bagi persepakbolaan didaerah jika kepala daerah langsung yang datang ke PSSI.

"Terimakasih Pak Wali dan jajaran, saya minta maaf Pak Ketum tidak bisa bersama kita karena harus mengikuti kegiatan Bapak Presiden. Saya sangat senang atas kedatangan rombongan dari Solok karena auranya baik terhadap sepakbola kalau langsung kepala daerah ke PSSI. Artinya kepala daerah yang peduli dengan sepak bola. Saya sangat berterima kasih dan sengaja saya minta Coach Indra Sjafri mendampingi karena sebagai putra daerah Minang, beliau tentu bangga ada kepala daerahnya yang memperhatikan sepak bola," ungkap Sekjen.

Yunus juga sangat mendukung rencana wali kota untuk fokus membina anak-anak melalui kelas keberbakatan sepakbola, dan PSSI siap untuk mendampingi nanti jika dibutuhkan.

"Terutama Coach Indra Sjafri, kalau diminta, pasti ikut nanti mendampingi," katanya.

Yunus Nusi menyampaikan, sesungguhnya keberhasilan dalam sepakbola ditentukan dengan pelatihnya, selain sapras, maupun pemain itu sendiri. Dia berharap adanya peningkatan kompetensi pelatih di daerah karena rasio pelatih berlisensi, dibanding negara lain yang jauh lebih kecil dari Indonesia masih kalah jumlah. (sis)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama