Nagari Kasang Punya Taman Wisata Bukit Bidadari

 Mahasiswa dan dosen Unand kunjungi Taman Wisata Bukit Bidadari di Nagari Kasang, Padang Pariaman. 




PARIAMAN-Tim dosen Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas bekerja sama dengan Pokdarwis Nagari Kasang mengadakan pengabdian masyarakat di Taman Wisata Bukit Bidadari Nagari Kasang, Padang Pariaman, Jumat (31/5/2024).

Pengabdian masyarakat mengambil tema pemetaan stakeholder dalam pengembangan wisata eco tourism. Tim terdiri dari ketua tim pengabdian, selaku kepala prodi S1 Ilmu Politik Dewi Anggraini, Ketua Departemen Tengku Rika Valentina dan dosen serta mahasiswa.

Ada dua materi yang dikupas tuntas oleh para narasumber masing-masing problematika dalam pengembangan wisata di Nagari Kasang yang disampaikan Lusi Puspika Sari dan materi kedua yang disampaikan Andhik Benni Saputra dengan tema pentingnya keterlibatan stakeholder dalam pengembangan wisata eco tourism. Kegiatan pengabdian ini diikuti 15 pelaku wisata di Nagari Kasang.

Dewi Anggraini menjelaskan, keterlibatan multistakeholder dalam pengembangan wisata eco tourism di tingkat lokal sangat dibutuhkan demi suksesnya pengembangan wisata berbasis masyarakat lokal karena keterlibatan dan partisipasi masyarakat menentukan keberhasilan pengembangan wisata yang ada di nagari sebagai aset masyarakat nagari. 

Dia mengucapkan terima kasih kepada  pelaku wisata di Nagari Kasang, khususnya Pokdarwis Nagari Kasang sebagai pengelola Taman Wisata Bukit Bidadari Nagari Kasang karena menerima tim pengabdian dosen Departemen Ilmu Politik dalam kegaiatan pengabdian kepada masyarakat.

Pemateri pertama menyampaikan pengembangan wisata masyarakat lokal memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

Namun, terdapat berbagai masalah dan tantangan yang sering kali dihadapi, misal mengenai dampak lingkungan, sosial budaya, ekonomi, manajemen, regulasi, infrastruktur dan partisipasi masyarakat. 

Guna mengatasi problematika tersebut diperlukan pengembangan wisata yang berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara ekonomi, lingkungan, dan sosial budaya, dan meningkatkan  keterlibatan masyarakat lokal dalam perencanaan dan pengelolaan destinasi wisata yang ada. (*)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama