Mahasiswa KKN Unand dan Universitas Baiturrahmah Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas di Dua Sekolah




LUBUK GADANG-Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman narkoba dan pergaulan bebas, Pemerintah Nagari Lubuk Gadang bersama mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) dari Universitas Andalas dan Universitas Baiturrahmah aakan sosialisasi di dua sekolah, SMAN 3 Solok Selatan dan MAN 2 Solok Selatan. 

Kegiatan pertama dilaksanakan, Senin 28 Juli 2025 di aula SMAN 3 Solok Selatan dengan peserta sekitar 200 siswa. 

Kegiatan kedua digelar Jumat, 8 Agustus 2025 di MAN 2 Solok Selatan, diikuti oleh 105 siswa kelas 10. 

Kedua kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai risiko narkoba dan dampak negatif pergaulan bebas, serta mendorong siswa untuk membangun lingkungan pertemanan yang sehat dan positif.

Narasumber utama di kedua kegiatan adalah Bripka Gusfa Riani, Kaur Mintu Satres Narkoba Polres Solok Selatan. 

Dalam penyampaiannya, dia menjelaskan berbagai jenis narkoba yang kerap menyasar remaja, dampak jangka pendek dan panjang terhadap kesehatan, serta sanksi hukum bagi pelanggar. 

Selain itu, isu pergaulan bebas juga dibahas sebagai tantangan besar yang dihadapi pelajar, dengan penekanan pada pentingnya menjaga integritas diri dan memilih pergaulan positif. 

Pemaparan materi dikaitkan dengan contoh nyata di lingkungan sekitar, membuat siswa lebih mudah memahami dan mengaitkan dengan kehidupan mereka.

Kedua kegiatan berjalan interaktif, dengan sesi tanya jawab yang memancing partisipasi aktif para siswa. Pertanyaan yang diajukan mencakup langkah pencegahan, cara mengenali tanda-tanda penyalahgunaan narkoba, hingga strategi menghadapi tekanan sosial di kalangan remaja. 

Guru-guru dan mahasiswa KKN turut memfasilitasi diskusi, menciptakan suasana hangat dan penuh semangat. Kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya membantu jalannya acara, tetapi juga membangun kedekatan dengan siswa sehingga pesan yang disampaikan lebih mengena.

Pemerintah Nagari Lubuk Gadang menyatakan komitmennya untuk mengadakan kegiatan serupa secara berkala, sebagai bagian dari strategi pencegahan yang bersifat edukatif dan berkelanjutan. 

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba serta pergaulan bebas. 

Sosialisasi di SMAN 3 dan MAN 2 Solok Selatan menjadi bukti pencegahan masalah sosial dapat dimulai dari ruang-ruang belajar di sekolah, dan menjadi langkah awal menuju perubahan positif di nagari. (*)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama