![]() |
| Penerima penghargaan foto bersama |
PADANG-Pada Malam Penganugerahan Paritrana Award Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025 yang diselenggarakan di Padang pada Senin, 17 November 2025, Pemerintah Kota Sawahlunto menorehkan serangkaian prestasi membanggakan.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, hadir langsung memimpin delegasi, didampingi Kepala Desa peraih penghargaan dan perwakilan pimpinan perusahaan tambang. Kehadiran kolektif ini secara jelas menunjukkan sinergi dan komitmen kuat dari seluruh pihak di kota tersebut terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari BPJS Ketenagakerjaan yang menegaskan konsistensi Sawahlunto dalam memperluas cakupan perlindungan bagi seluruh pekerja dari risiko kecelakaan kerja, kematian, dan kerentanan sosial lainnya.
1. Kategori Pemerintah Daerah: Konsistensi Pemko
Dalam kategori institusi pemerintahan daerah, Pemerintah Kota Sawahlunto meraih predikat sebagai Pemerintah Daerah Terbaik II di zona Sumatera Barat. Pencapaian ini mengukuhkan konsistensi Pemko dalam memastikan bahwa kebijakan daerah, alokasi anggaran, dan implementasi perlindungan sosial ketenagakerjaan telah berjalan optimal, terutama dalam melindungi aparatur desa dan pekerja rentan di wilayahnya.
2. Kategori Pemerintahan Desa: Ujung Tombak Perlindungan
Komitmen perlindungan sosial terbukti telah meresap hingga ke tingkat akar rumput. Di kategori desa, Desa Santur berhasil meraih predikat tertinggi sebagai Desa Terbaik I, sementara Desa Sikalang turut menyusul dengan predikat Terbaik II. Kedua desa ini diakui atas keberhasilan dan inisiatif proaktif mereka dalam memperluas jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja lokal, menjadikannya model keberhasilan di tingkat nagari.
3. Kategori Perusahaan Lokal: Tanggung Jawab Dunia Usaha
Sektor swasta di Sawahlunto juga menunjukkan kepatuhan dan kepedulian yang tinggi. Untuk kategori perusahaan menengah, penghargaan bergengsi Terbaik I dianugerahkan kepada CV Tahiti.
Sementara itu, di kategori perusahaan besar, khususnya dari sektor pertambangan yang berisiko tinggi, CV BMK meraih predikat Terbaik II dan PT AIC meraih predikat Terbaik III. Prestasi yang diraih oleh perusahaan tambang ini menggarisbawahi komitmen mereka dalam menjadikan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta jaminan sosial sebagai prioritas utama bagi karyawan mereka.
Secara keseluruhan, penghargaan Paritrana Award 2025 ini merupakan cerminan nyata dari komitmen bersama dan kemitraan strategis antara Pemerintah Kota, pemerintah desa, dan pelaku usaha. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga penegasan bahwa Sawahlunto memprioritaskan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja, baik formal maupun informal, sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Iz)
