Kota Solok - Sebanyak 964 siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Solok kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi Non-Akademik peserta didik melalui kegiatan Gelar Karya, Pameran Seni dan Gelar Seni. Kegiatan tahunan di lapangan MTsN Kota Solok selama dua hari, yakni 3 s.d 4 Desember 2025.
Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap akhir semester Ganjil, sebagai wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka di bidang seni. Pelibatan siswa dibagi berdasarkan tingkat kelas, yakni Kelas VII dan IX mengikuti kegiatan Gelar Seni dan Pameran Seni serta Kelas VIII berpartisipasi dalam Pameran Seni.
Kepala MTsN Kota Solok, Marta Rinalson, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di akhir semester merupakan waktu yang tepat karena tidak mengganggu proses pembelajaran inti.
“Kegiatan ini harus terus kita tingkatkan agar bakat seni yang ada dalam diri siswa dapat tersalurkan secara optimal. Ini merupakan salah satu bentuk nyata MTsN Kota Solok dalam mengembangkan kreativitas peserta didik,” ujar Marta Rinalson.
Ia juga menegaskan bahwa MTsN Kota Solok tidak hanya berfokus pada pengembangan Bidang Keagamaan dan Akademik, tetapi juga serius mengembangkan potensi seni siswa.
“Unit seni yang kami miliki siap tampil di berbagai event dan perlombaan. Harapannya, prestasi yang diraih dapat mengharumkan nama MTsN Kota Solok,” tambahnya.
Rahmiwati, selaku Koordinator Kegiatan Gelar Karya dan Pameran Seni, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki fungsi penting sebagai sarana pembelajaran sekaligus pembentukan karakter.
“Pergelaran seni ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk melatih dan mengembangkan daya kreativitas siswa di bidang seni,” jelas Rahmiwati.
Ia menambahkan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa serta mengajarkan mereka untuk menghargai kemampuan yang dimiliki.
“Seluruh penampilan dan karya yang dipamerkan juga menjadi bagian dari penilaian akhir semester bagi seluruh siswa yang terlibat, sehingga kegiatan ini terintegrasi langsung dengan proses pembelajaran,” pungkasnya.
