Pasaman — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman meninjau lokasi retakan tanah di wilayah Modang Tinggi, Desa Koto Tinggi, Nagari Sundata, Kecamatan Lubuk Sikaping. Retakan tersebut dilaporkan warga semakin melebar dari hari ke hari, sehingga menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi masyarakat yang tinggal di area bawah lereng, Sabtu (06/12/2025)
Retakan tanah yang muncul memiliki ukuran cukup besar, dengan lebar kurang lebih 30 meter dan panjang mencapai 50 meter. Kondisi ini dinilai berpotensi menjadi awal terjadinya gerakan tanah atau longsor, terutama jika hujan turun dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari berturut-turut.
Warga sekitar mengaku sangat khawatir, mengingat posisi pemukiman berada di bawah area retakan. Mereka berharap dinas terkait segera melakukan pengecekan dan asesmen lanjutan untuk menentukan tingkat ancaman serta langkah mitigasi yang harus dilakukan untuk menghindari risiko bencana.
Sejumlah tanda yang mengindikasikan potensi longsor juga mulai terlihat. Selain retakan yang terus melebar, warga melaporkan adanya beberapa titik tanah yang mulai terasa amblas. BPBD mengingatkan bahwa gejala seperti pohon miring dan keretakan pada bangunan juga harus diwaspadai karena berkaitan erat dengan pergerakan tanah yang tidak stabil.
BPBD Pasaman meminta masyarakat tetap siaga, khususnya pada saat dan setelah hujan turun. Warga diimbau untuk segera melapor jika melihat perubahan signifikan pada retakan atau terjadi tanda-tanda lain yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Selain itu, BPBD menegaskan perlunya koordinasi dengan pemerintah nagari, kecamatan, dan instansi teknis lainnya untuk mempercepat asesmen lapangan. Hasil pemeriksaan nantinya akan menentukan tindak lanjut seperti pemasangan alat pemantau, pembatasan area, atau relokasi sementara jika dinilai membahayakan.
Masyarakat Modang Tinggi berharap penanganan dapat dilakukan secepatnya. Dengan kondisi retakan yang terus berkembang, warga meminta agar pemerintah daerah tidak hanya melakukan tinjauan, tetapi juga segera mengambil langkah konkret demi keselamatan bersama.
