Bukittinggi - Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dedi Fatria, melaksanakan reses perorangan masa sidang I tahun 2025/2026 di halaman kantor Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Sabtu (20/12/2025). Dedi Fatria, yang merupakan anggota DPRD Kota Bukittinggi daerah pemilihan Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, menyampaikan bahwa kegiatan reses ini bertujuan untuk mendengar aspirasi masyarakat dan menyampaikan hasil kerja DPRD.
Kegiatan ini dihadiri Camat MKS, OPD terkait, Lurah, warga masyarakat, dan penerima manfaat bantuan dana anggaran pokir. Aspirasi warga tentang bantuan anak sekolah, tempat ibadah, dan pemberantasan LGBT juga disampaikan. Dedi Fatria menjelaskan bahwa aspirasi tersebut akan diteruskan kepada Camat MKS dan Lurah.
Dana anggaran pokir Dedi Fatria berkurang menjadi Rp500 juta karena kondisi keuangan daerah. Hal ini membuat Dedi Fatria harus merevisi pemanfaatan dana aspirasinya untuk tahun 2026. "Saya tidak ingin masyarakat kecewa jika aspirasinya tidak terjawab," katanya.
Dedi Fatria tidak ingin masyarakat kecewa jika aspirasinya tidak terjawab. "Saya tidak ingin masyarakat hanya dijanjikan, makanya saya tidak menerima aspirasi dalam reses di akhir tahun 2025 ini," katanya. Ia mengundang masyarakat yang hadir pada reses ini adalah yang akan menerima pemanfaatan dana anggaran pokirnya.
Bantuan yang diberikan berupa pengecoran jalan di Panorama Baru, bedah rumah, revitalisasi mushola, bantuan modal usaha, dan fasilitasi kegiatan bundo kanduang. Dedi Fatria ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Aspirasi warga diharapkan dapat terjawab dengan baik.
Dedi Fatria menjelaskan bahwa kondisi keuangan daerah mempengaruhi nominal dana anggaran pokirnya. "Biasanya, masing-masing anggota dewan menerima Rp1 miliar, tapi tahun 2026 hanya Rp500 juta," katanya. Ia terpaksa merevisi pemanfaatan dana aspirasinya karena kondisi keuangan daerah.
Camat MKS dan Lurah mengapresiasi bantuan yang diberikan. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat," katanya. Dedi Fatria ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Dedi Fatria, politisi PPP Kota Bukittinggi, berkomitmen untuk terus membantu masyarakat. "Saya tidak ingin masyarakat kecewa, makanya saya menyikapi reses kali ini sebagai tindak lanjut dari reses sebelumnya," katanya.
Warga masyarakat yang menerima bantuan menyampaikan terima kasih kepada Dedi Fatria. "Terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga dapat bermanfaat bagi kami," kata salah satu penerima bantuan.
Dedi Fatria ingin masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung. Ia juga berkomitmen untuk terus membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup.
Dedi Fatria terpaksa merevisi pemanfaatan dana aspirasinya karena kondisi keuangan daerah. Ia ingin bahwa bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Dedi Fatria berkomitmen untuk terus membantu masyarakat. Ia ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui bantuan yang diberikan.
Setelah melaksanakan reses, Dedi Fatria didampingi Camat MKS dan Lurah menyerahkan dana pokir secara simbolis kepada penerima manfaat di kantor Camat MKS. Bantuan disalurkan untuk pengecoran jalan, bedah rumah, revitalisasi mushola, bantuan modal usaha, dan fasilitasi kegiatan bundo kanduang.
