Bukittinggi: Masjid Jamiak Agung Tangah Sawah yang berlokasi di kawasan Aur Tajungkang dan Pasar Bawah, Kota Bukittinggi menjadi salah satu venue yang terpilih dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat dilaksanakan di Kota Bukittinggi berlangsung selama enam hari, dimulai Sabtu (13/12/2025) dan berakhir di Kamis (18/12/2025).
Rudi, salah seorang Pengurus Masjid Jamiak Agung Tangah Sawah, Kota Bukittinggi, Senin (15/12/2025) kepada wartawan mengatakan rasa terhormat dan bangga atas dipilihnya masjid ini sebagai lokasi lomba di MTQ Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Pengurus Masjid Jamiak Agung Tangah Sawah Kota Bukittinggi segera mempersiapkan diri dan bersolek ketika telah ditetapkan sebagai lokasi atau venue MTQ Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat.
“kami merasa terhormat dengan dipilihnya Masjid Jamiak Agung Tangah Sawah menjadi lokasi lomba MTQ. Kami langsung bersih-bersih untuk memberikan kenyamanan bagi peserta, dewan hakim, official ketika berada di masjid ini,”ucapnya
Masjid Jamiak Agung Tangah Sawah merupakan venue lomba Tahfiz 1 juz tilawah dan 10 juz putra/putri. Kegiatan itu berlangsung dari pagi hingga menjelang magrib.
Dikatakan, terpilihnya Masjid Jamiak Agung Tangah Sawah sebagai lokasi lomba MTQ Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat menjadi motivasi bagi anak kamanakan masyarakat yang berdomisili di seputaran masjid, Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah dan Kecamatan Guguak Panjang.
Generasi muda yang ada sekarang akan tergerak untuk belajar al quran secara aktif hingga nantinya peluang menjadi peserta kegiatan di tahun berikutnya terbuka lebar.
Ia akui pelaksanaan MTQ Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi berjalan lancar, namun dikarenakan saat ini masih dalam situasi berduka, terdapat sejumlah daerah di ranah minang yang terdampak kebencanaan hidrometeorologi maka belum maksimal semaraknya.
“iya, karena di berapa daerah ada kejadian bencana alam sehingga mempengaruhi suasana kemeriahannya,”tuturnya
Rudi juga mengaku panitia pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi kepada masjid untuk bantuan pembiayaan air bersih dan listrik sehingga diberikan uang tunai senilai Rp 1 juta, nominal itu bukti apresiasi telah mendukung fasilitasi tempat pelaksanaan MTQ di Kota Bukittinggi.
Diketahui, disamping nama Masjid Jamiak Agung Kota Bukittinggi terdapat sejumlah venue lain pada MTQ Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat yakni Lapangan Kantin sebagai mimbar utama untuk Tilawah Dewasa dan Qiraat Mujawwad, Masjid Jamiak Birugo untuk Tilawah anak-anak an tilawah remaja, Masjid Jamiak Tigo Baleh untuk Tahfiz 30 juz dan Tafsir bahasa Inggris, Masjid Jamiak Aua Kuniang untuk tartil dasar, tartil menengah dan tartil umum, Masjid Jamiak Mandiangin Surau Gadang untuk tahfidz 5 juz tilawah, tahfidz 20 juz dan tilawah cacat netra, Masjid Raudhatul Jannah untuk tilawah TK dan khutbah jumat/azan, Masjid Nurul Iman untuk tahfiz 1 juz non tilawah dan tahfidz 5 juz non tilawah, Masjid Jihad Tangah Jua untuk Qiraat Murattal remaja dan qiraat murattal dewasa Masjid Tablighiyah untuk hafiz 100 hadits dengan sanad dan hafiz 500 hadits tanpa sanad, Masjid Al falah Tembok untuk tafsir Bahasa Indonesia dan tafsir Bahasa Arab, Masjid Mukhlisin Manggis untuk Tartil eksekutif dan Kitab Standar, Aula RRI Bukittinggi untuk MFQ, Auditorium Pustaka Bung Hatta untuk MSQ,Gor Bermawi untuk kaligrafi dengan 5 golongan, dan MAN 2 Bukittinggi untuk KTIQ/KTIH. (LK)
