Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Padang Reses, Beragam Aspirasi Diboyong ke Gedung Dewan untuk Diperjuangkan

Ketua DPRD Padang menerima aspirasi warga saat reses 

PADANG-Awali 2026, ketua, wakil ketua dan anggota DPRD Padang reses dalam daerah. Dalam pertemuan dengan warga, beragam aspirasi diterima untuk diperjuangkan di gedung dewan.

Ketua DPRD Muharlion menggelar reses di Masjid Almanar Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah, 5 Januari 2026.

Reses dihadiri Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam dan Wakil Ketua LPM.

Sedangkan peserta reses terdiri dari Ketua RW, RT se Dadok, dan tokoh Lainya.

Beragam usulan disampaikan warga dan ketua RT/RW pada kesempatan yang bermanfaat itu. 

Apalagi, mereka berhadapan dengan Ketua DPRD Kota Padang yang kerap dikenal responsif terhadap usulan warga. 

Warga mengusulkan persoalan banjir. Di antaranya, normaliasasi sungai, drainase, bantuan KWT dan betoniasi jalan.

Menanggapi itu, Muharlion menampung setiap usulan warga.  "Usulan itu kita data dan tentunya kita pilah. Mana yang bisa cepat ditangani, kita koordinasikan dengan Pemko Padang," katanya.

Sedangkan untuk jangka panjang, jelas dia, disesuaikan dengan regulasi.  "Dimana proposal warga kita butuhkan. Nanti setiap usulan kita perjuangkan di lembaga dewan," cakapnya. 



Wakil ketua DPRD bersama warga

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Mastilizal Aye menjemput aspirasi warga di daerah pemilihannya, Selasa, 6 Januari 2026.

Salah satunya melalui kegiatan reses. Aye, demikian dia akrab disapa, menggelar reses di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG), tepatnya di Gurunlaweh, Kampung Lapai dan Kampung Olo.

Beragam aspirasi disampaikan warga yang penuh sesak pada kegiatan reses itu. Misalnya warga berharap agar pemerintah segera memulihkan sisa-sisa banjir. 

"Kami minta agar sendiment lumpur di aliran sungai segera digali dan drainase warga segera di perbaiki . Kami masih masih trauma dengan kejadian banjir bandang 27 November 2025 lalu," kata perwakilan warga. 

Aye mengaku akan mengkoordinasikannya dengan pihak terkait.  "Insya Allah keinginan warga terus dikoordinasikan dengan pihak terkait. Sehingga apabila banjir datang tidak merendam perumahan warga," tegas Aye. 

Sementara, bagi Ibu-ibu MTI yang mengusulkan bantuan untuk segera membuat proposal dan dimasukan dalam perencanaan tahun 2025, untuk direalisasikan di 2026.  

Reses Osman Ayub 

Di lain pihak, Wakil Ketua Osman Ayub menggelar reses masa sidang II tahun 2026 di Banang Cafe Siteba Kecamatan Nanggalo, Rabu, 7 Januari 2026.

Hadir pada kesempatan itu, pejabat terkait, ninik mamak, bundo kanduang, pemuda, remaja, dan peserta reses. 

Dalam kesempatan tersebut, Osman Ayub menekankan warga yang terdampak bencana pada saat ini meminta bantuan atas rumah yang hanyut akibat banjir bandang yang terjadi sejak November 2025.

"Pada saat ini kita berupaya untuk merelokasi warga yang berada di daerah rawan bencana. Oleh karena itu, Pemko Padang berupaya menghadirkan rumah layak huni bagi korban bencana," ungkapnya.

Osman Ayub meminta kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur akibat banjir bandang yang telah terjadi.

Pada saat ini, sedimen pasir dan lumpur yang ada di sungai mempunyai ketinggian 2 sampai 3 meter. 

"Oleh karena itu, kami DPRD Padang meminta BWS Sumatera V melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur tersebut. Hal ini bertujuan agar mencegah banjir ketika hujan terjadi," tutupnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Padang Jupri reses di Masjid AlKaffah Kelurahan Kampung Jua Kecamatan Lubeg, Minggu (4/1/2026).

Hadir dalam pertemuan dengan warga, Ketua RT 01 M.Ali Nofiah, RW 01 Naswir, Lurah Hendri Os, LPM Kampung Jua Nan XX Hermansyah dan undangan lainnya.

Beragam usulan disampaikan warga pada kegiatan reses itu. Di antaranya, warga memohon bantuan fasum seperti jalan, drainase, UMKM dan kelengkapan rebana Masjid AlKaffah.

Pengurus masjid mengharapkan bantuan dana pokok-pokok pikiran dewan (pokir) untuk masjid tersebut.

Menjawab aspirasi warga Jupri mengatakan, pada 2025 dirinya sudah melakukan betonisasi di depan masjid tersebut.

"Insya Allah tahun ini kami juga akan melakukan betonisasi di sekitar masjid ini, " kata dia.

Jupri menyebut reses ini luar biasa dan membuatnya terharu. Selain usulan warga, peserta reses pun membludak dan banyak tokoh yang hadir.

"Luar biasa reses ini. Kami sampai terharu dengan sambutan warga," ujarnya. (adv)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama