![]() |
| Boyu Sandi |
PAYAKUMBUH– Legislator Partai Golkar, Boy Sandi, S.H., menegaskan bahwa pers bukan sekadar pelengkap demokrasi, melainkan kekuatan strategis yang menentukan arah kedaulatan ekonomi dan keteguhan bangsa. Penegasan itu ia sampaikan dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Serang, Banten.
Menurut Boy Sandi, tanpa pers yang sehat, independen, dan berintegritas, demokrasi hanya akan menjadi prosedur kosong. Ia menilai jurnalis memegang peran sentral sebagai pengawas kekuasaan sekaligus penjernih ruang publik di tengah derasnya arus informasi yang kerap sarat kepentingan.
“Pers yang sehat adalah kompas demokrasi. Tanpa itu, ekonomi kehilangan arah dan kedaulatan bangsa menjadi rapuh,” ujar Boy Sandi, Kamis baru - baru ini melalui sambungan seluler.
Ia menekankan bahwa pembangunan ekonomi baik di pusat maupun daerah tidak akan berdaulat apabila informasi dikuasai oleh narasi manipulatif dan kepentingan sempit. Dalam konteks tersebut, pers dinilainya sebagai benteng terakhir untuk menjaga akal sehat publik agar kebijakan yang lahir tetap berpihak pada rakyat.
Boy Sandi juga menyoroti pentingnya relasi yang setara antara legislatif dan media. Menurutnya, kemitraan yang sehat bukan berarti saling melindungi, melainkan saling mengawasi demi kepentingan publik.
“Kritik pers bukan ancaman bagi kekuasaan, tapi vitamin demokrasi. Pemerintahan yang alergi terhadap kritik justru menandakan lemahnya komitmen terhadap kedaulatan rakyat,” tegasnya.
Mengusung tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Boy Sandi menyatakan bahwa pers memiliki posisi politik yang strategis sebagai penghubung antara kebijakan negara, kepentingan pasar, dan suara masyarakat. Tanpa pers yang kredibel, masyarakat berisiko tersesat dalam banjir hoaks yang dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap negara.
Ia juga mengapresiasi peran jurnalis di wilayah Luak Limopuluah yang selama ini konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial. Menurutnya, keberanian pers daerah dalam menyuarakan kebenaran menjadi fondasi penting bagi demokrasi lokal yang sehat.
Menutup pernyataannya, Boy Sandi menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2026 kepada seluruh insan pers di Tanah Air. Ia berharap pers tetap berdiri independen, tidak tunduk pada tekanan kekuasaan maupun kepentingan modal.
“Selama pers tetap sehat dan berani, ekonomi akan berdaulat dan bangsa ini akan berdiri tegak,” pungkasnya. (jnd)
