SERGAI-Musibah kebakaran kembali melanda Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Setelah sehari sebelumnya satu unit rumah toko (ruko) ludes dilalap api, kali ini kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus usaha ponsel milik Ivanto alias Ai, warga Dusun IX Desa Pekan Tanjung Beringin, Jumat (6/2/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.10 WIB. Saat kejadian, usaha ponsel milik korban masih dalam kondisi buka dan beroperasi seperti biasa.
Salah seorang saksi mata, Kemek, mengatakan awal mula kebakaran diketahui ketika ia melihat kepulan asap keluar dari bagian atap bangunan.
“Waktu itu New Lucky Cell masih buka. Dari kejauhan saya lihat asap mengepul dari atap, tidak lama kemudian api mulai membesar,” ujarnya.
Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan air seadanya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain yang berada di kawasan padat penduduk.
“Alhamdulillah tidak semuanya terbakar, sebagian barang masih bisa diselamatkan,” tambah Kemek.
Namun, warga menyayangkan lambannya kedatangan petugas pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Mobil damkar baru tiba di lokasi sekitar pukul 20.55 WIB atau hampir 45 menit setelah kejadian.
“Sudah sering kebakaran di sini, tapi damkar selalu terlambat. Ini sangat berbahaya karena lingkungan kami padat penduduk,” keluhnya.
Warga pun berharap ke depan Kecamatan Tanjung Beringin memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran yang siaga dan berpos di Kantor Camat Tanjung Beringin agar penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat.
Usai kejadian, lokasi kebakaran langsung diamankan oleh personel Koramil 11/Tanjung Beringin bersama Polsek Tanjung Beringin dengan memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Syawalludin, melalui Kanit Reskrim Ipda Restu Hutasuhut, menjelaskan hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting arus listrik.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting instalasi listrik di bagian atap bangunan,” jelasnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma yang turut meninjau lokasi kejadian, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu dan memasuki musim kemarau.
“Kami mengimbau warga, khususnya di Desa Pekan yang padat penduduk, agar lebih berhati-hati. Periksa instalasi listrik dan penggunaan alat elektronik untuk mencegah korsleting,” ujarnya.
Ia menegaskan, dua kali kejadian kebakaran dalam sepekan terakhir harus menjadi perhatian serius semua pihak.
Terkait aspirasi warga mengenai pengadaan satu unit mobil pemadam kebakaran, Ahmadi Darma membenarkan kebutuhan tersebut mengingat jauhnya jarak pos damkar yang berada di Kecamatan Sei Bamban dan Perbaungan.
“Kami akan berupaya menyampaikan permohonan kepada pemerintah daerah agar tersedia satu unit mobil pemadam kebakaran di Tanjung Beringin demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.(ML.hrp)
