Ribuan Warga Salat Idul Fitri di Halaman Gubernur Sumbar, Gubernur Mahyeldi Sampaikan Empat Pesan Penting

Salat Idul Fitri di halaman kantor Gubernur Sumbar


PADANG-Ribuan warga Salat Idul Fitri  di halaman kantor Gubernur Sumbar, Padang, Sabtu (21/3/2025).

Selain gubernur, wakil gubernur, juga hadir unsur forkopimda, pejabat dan pegawai di lingkungan pemerintah provinsi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Jemaah yang datang selain membawa sajadah, mereka juga membawa kertas koran yang dibeli dari penjual di pintu masuk kantor gubernur untuk alas salat.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengatakan,  hari ini kaum muslimin di segenap penjuru bumi merayakan Idul Fitri 1447 H/ 2026 M. dengan mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid serta shalat Idul Fitri. 

"Dalam suasana bahagia ini, marilah kita tingkatkan rasa syukur kepada Allah. Salah satu bentuk perwujudan syukur diberikan nikmat, agar kita selamat dunia akhirat," ucap Mahyeldi. 

Hari ini, semua berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur, merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan. 

Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Atas nama pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Gubernur Mahyeldi menyampaikan empat pesan dalam suasana pelaksanaan Idul Fitri tahun ini.

Pertama, mari bersama menjaga  ketertiban selama pelaksanaan salat dan perayaan Idul Fitri di lingkungan masing-masing.

"Kepada aparat keamanan, OPD dan instani terkait, kami mengimbau untuk meningkatkan pengawasan guna memastikan pelaksanaan ibadah dan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan lancar," katanya.

Kedua, meningkatkan silaturahmi dan kepedulian sosial Idul Fitri adalah momen saling memaafkan. 

"Mari kita jadikan hari yang penuh berkah ini sebagai ajang mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan. Jangan lupakan saudara-saudara kita yang kurang mampu," lanjutnya.

Pemerintah bersama masyarakat diharapkan dapat menyalurkan bantuan bagi yang membutuhkan, agar kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan oleh semua.

Mahyeldi juga menyampaikan pesan, agar menyisihkan harta terbaik yang dititipkan oleh Allah SWT untuk membantu rakyat Palestina yang sedang berjuang meraih kemerdekaannya dari penjajah dan Zionis Israel. 

Kemerdekaan dan kebebasan adalah hak segala bangsa dan haram bagi negara manapun untuk merampas kemerdekaan dan kebebasan bangsa-bangsa lain termasuk bangsa Palestina.

Ketiga, mengutamakan keselamatan dan kesehatan dalam perjalanan mudik/balik.

"Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, kami mengingatkan untuk selalu berhati-hati di jalan, menaati peraturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan dan menjaga kesehatnnya serta keluarga," pesannya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik, termasuk penyediaan pos-pos pengamanan serta layanan kesehatan di titik-titik strategis.

Selanjutnya pesan keempat, Gubernur Mahyeldi mengingatkan, agar selalu meningkatkan dan mempertahankan nilai nilai Ramadhan 

"Ramadhan telah melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, sabar, dan peduli terhadap sesama. jangan sampai kebiasaan baik yang telah kita bangun selama ramadhan hilang begitu saja setelah Idul Fitri," ungkapnya.

"Mari kita lanjutkan semangat ibadah dan berbagi kebaikan dalam kehidupan sehari-hari," sambungnya.

Gubernur Mahyeldi sampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera, mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M, Mohon Maaf Lahir dan Batin. 

"Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima amal ibadah kita dan senantiasa memberikan keberkahan bagi kita semua," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Sumatera Barat Ahmad Zakri, S.Sos, M.Si menyampaikan, hari raya Idul Fitri dalam islam selain dikenal dengan hari yang sangat agung, juga menjadi hari yang sangat dinanti-nanti kaum muslimin seluruh dunia.

"Sebab pada hari ini Allah memberikan anugerah yang sangat banyak kepada kita semua, tidak hanya berupa pahala atas ibadah yang kita lakukan selama ini, namun Allah juga mengampuni semua dosa-dosa yang ada dalam diri kita," kata Zakri.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi dalam khotbahnya sebagai Khatib Idul Fitri menyampaikan, orang taqwa suatu sikap yang sangat dianjurkan untuk dimiliki setiap umat Islam. 

"Umat Islam wajib memiliki sikap ini, yaitu benar-benar patuh dan taat pada perintah Allah SWT sekaligus bisa memiliki hubungan dengan manusia lainnya," sebut Arry.

Adapun ciri ciri orang yang bertakwa mempunyai empat sifat utama, yaitu yang pertama, Al-Khaufu minal-Jalil, merasa takut kepada Allah SWT yang mempunyai sifat Maha Agung. Kedua, Al-‘Amalu bi At-Tanzil, beramal dengan apa yang diwahyukan oleh Allah SWT. 

Ciri ketiga, Ar-Ridha bil-Qalil, merasa cukup dan ridha dengan pemberian Allah SWT, meskipun hanya sedikit.     

"Orang yang berpuasa harus bersyukur atas nikmat pemberian Allah, walaupun hanya sedikit," katanya.

Ciri orang bertaqwa yang keempat, Al-Isti`dadu li Yaumir-Rahil, yaitu sentiasa mempersiapkan bekal untuk menghadapi kematian dan kembali menghadap Allah.

Di hadapan jamaah Idul Fitri, Arry mengatakan jika empat ciri orang bertaqwa itu ada pada seseorang, maka dia telah mampu mencapai derajat muqarrabin (dekat dengan Allah). 

Pada kesempatan itu, Zakri juga menyampaikan dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri maupun Idul Adha diutamakan dilapangan daripada di Masjid selama tidak ada halangan.

"Ini berdasarkan kebiasaan Nabi Muhammad SAW beserta para sahabatnya serta kalangan Tabi'in," ucapnya.

Selanjutnya, Zakri juga menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya shalat Idul Fitri di Kantor Gubernur, untuk menimbulkan rasa harmonisasi, kekeluargaan kebersamaan masyarakat Sumbar, meningkatkan persatuan dan kesatuan ummat dan menjalin ukhuwah islamiyah antara masyarakat Sumbar perantauan dengan masyarakat yang ada dikampung, serta menumbuhkan semangat syi’ar islam.

"Syukur Alhamdulillah, kita tahun ini masih berkesempatan bertemu dengan hari raya yang penuh berkah ini," ucapnya. 

Semoga amal ibadah yang dijalankan selama bulan ramadhan diterima oleh Allah SWT, dan dianugerahi kesehatan dan kekuatan serta keistiqamahan untuk menjalankan semua perintahnya dan meninggalkan semua larangannya. (nov)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama