LIMAPULUH KOTA-Tim I Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang dipimpin Bupati Safni Sikumbang mengunjungi Masjid Nurul Yaqin yang berada di Jorong Tepi, Kenagarian Kapuak, Kecamatan Situjuah Limo Nagari Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan Pemkab Limapuluh Kota dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan daerah secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Safari Ramadan menyerahkan bantuan berupa 15 paket Ramadan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Limapuluh Kota kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota juga memberikan bantuan hibah sebesar Rp20 juta kepada Masjid Nurul Yaqin untuk mendukung pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana ibadah.
Dalam sambutannya, Bupati Safni Sikumbang menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat serta mendengarkan langsung aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Safari Ramadan ini menjadi momen bagi pemerintah daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di nagari maupun jorong,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat persatuan serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Ramadan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan memperkuat kebersamaan. Semoga bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan juga untuk kemajuan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan,” tambahnya.
Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dari Fraksi Partai Golkar, Fajar Rillah Veski, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi persawahan di Jorong Tepi yang terdampak bencana sinkhole.
Ia menjelaskan, kerusakan lahan tersebut menyebabkan masyarakat tidak lagi dapat mengolah sawah mereka untuk menanam padi, sehingga berdampak langsung terhadap mata pencaharian warga.
“Kami mewakili masyarakat berharap kepada Bupati Limapuluh Kota agar pengembalian dana TKD dari pemerintah pusat nantinya dapat turut membantu penanganan bencana yang menimpa persawahan masyarakat di Jorong Tepi.
Kondisi ini membuat masyarakat tidak dapat lagi menanam padi dan memanfaatkan sawahnya sebagai sumber penghidupan,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Safni Sikumbang menyatakan bahwa pemerintah daerah akan menampung serta mempelajari aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Kita memahami kondisi yang dihadapi masyarakat. Pemerintah daerah tentu akan berupaya mencarikan solusi terbaik dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait langkah penanganan yang dapat dilakukan,” ujarnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan doa bersama serta penyerahan bantuan kepada pengurus masjid dan masyarakat. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini semakin memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota. (jnd)
