Sampaikan LKPJ, Wabup Solok Selatan Paparkan Capaian Kinerja Sepanjang 2025

Wakil Bupati Yulian Efi bersama kKetua DPRD Kabupaten Solok Selatan Martius, Wakil ketua, David Tatas dan Mursiwal.


SOLOK SELATAN-Sederet capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Solok Selatan disampaikan kepada DPRD yang dicantumkan pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025. 

Seluruh kinerja ini didasarkan pada tema pembangunan Perkuatan Ketahanan Sosial dan Persiapan Trasformasi Ekonomi untuk mendukung Indonesia Emas 2045.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan penyelenggaraan pemerintahan daerah secara keseluruhan diarahkan pada upaya pencapaian visi pembangunan yang telah disepakati bersama dalam RPJMD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2025–2029. Ini telah selaras dengan pembangunan nasional.

"Prioritas pembangunan Kabupaten Solok Selatan dibagi dalam lima tema dan diselenggarakan melalui penatausahaan 34 urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh seluruh Perangkat Daerah yang membidangi sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing," kata Yulian dalam Rapat Paripuna DPRD di Kantor DPRD, Kamis (26/3/2026).

Yulian Efi menyampaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang secara operasional dibiayai dengan APBD Tahun Anggaran 2025, dapat terselenggara dengan baik dan optimal melalui pelaksanaan berbagai kebijakan, program dan kegiatan sesuai urusan pemerintahan yang dibebankan dan menjadi tanggung jawab masing-masing OPD.

Kebijakan Umum Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025 diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aksesibilitas wilayah dan penyediaan infrastruktur dasar sosial ekonomi. 

Fokus ini tetap memperhatikan perlindungan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dalam rangka peningkatan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum, serta pengembangan jaminan sosial dan perlindungan masyarakat miskin.

Secara lebih rinci, realisasi belanja APBD tahun lalu terealisasi sebesar Rp 808,76 miliar atau 93,52% dari total realisasi pendapatan senilai Rp 837,15 miliar.

Berikut capaian realiasasi dari seluruh sasaran strategis dan target indikator kinerja pemerintah tahun lalu.

Sasaran Strategis Meningkatnya Kualitas Pendidikan Masyarakat, capaian kinerjanya sebagai berikut. Angka rata-rata lama sekolah yaitu sebesar 9,20 dengan capaian kinerja sebesar 105,02%, Angka harapan lama sekolah yaitu sebesar 13,08 Tahun dengan capaian kinerja 97,39%, Persentase Penduduk usia sekolah pendidikan dasar (7-15 tahun) Hafiz Qur’an, yaitu:

- Untuk 1 juz 5,07% dengan capaian kinerja 76,01%

- Untuk 2 juz 1,15% dengan capaian kinerja 166,66%

- Untuk lebih atau sama 3 juz 0,54% dengan capaian kinerja 77,14%.

2. Sasaran Strategis Meningkatnya Derajat Kesehatan Masyarakat capaian kinerjanya sebagai berikut:

a. Angka harapan hidup yaitu sebesar 72,77 Tahun dengan capaian kinerja 105,75%;

b. Prevalensi Stunting yaitu sebesar 13,2% dengan capaian kinerja 99,24%.

3. Sasaran Strategis Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi Sektor Unggulan Daerah, angka pertumbuhan ekonomi Sektor Unggulan Kabupaten Solok Selatan Tahun 2025 adalah 5,4% dengan capaian kinerja lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan PDRB Kabupaten Solok Selatan secara keseluruhan yang hanya sebesar 3,65%;

4. Sasaran Strategis Menurunnya Tingkat Pengangguran, tingkat pengangguran di Kabupaten Solok Selatan adalah sebesar 2,13% dengan capaian kinerja 107,96%;

5. Sasaran Strategis Menurunnya Jumlah Penduduk Penyandang Permasalahan Kesejahteraan Sosial (PPKS), jumlah penduduk kategori PPKS pada Tahun 2025 adalah sebanyak 20.419 jiwa. Angka ini turun dari jumlah PPKS tahun 2024 yang sebanyak 29.426 jiwa dengan selisih penurunan sebanyak 9.007 jiwa;

6. Sasaran Strategis Terciptanya Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih, dengan capaian kinerja sebagai berikut:

a. Indeks SPBE sebesar 3,5 dengan capaian kinerja 106,06%;

b. Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025 adalah 61,57 predikat B dengan capaian kinerja sebesar 72,43%;

c. Opini BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah mencapai predikat WTP selama 9 Tahun berturut-turut sejak tahun 2016, dan untuk LKPD tahun 2025 masih dalam proses Audit oleh Tim BPK RI;

d. Nilai Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2025 juga masih dalam proses pelaksanaan evaluasi.


7. Sasaran Strategis Terciptanya Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih, dengan capaian indikator kinerja Indeks pelayanan publik sebesar 4,03 atau sebesar 87,61% dari target capaian;

8. Sasaran Strategis Meningkatnya Ketersediaan Infrastruktur Dasar, dengan capaian indikator kinerja Indeks Ketersediaan infrastruktur dasar sebesar 79,72% atau sebesar 101,42% dari target capaian;

9. Sasaran Strategis Meningkatnya Ketersediaan Infrastruktur Kebencanaan, dengan capaian indikator kineja Indeks Ketahanan Daerah sebesar 0,42 atau sebesar 105% dari target capaian;

10. Sasaran Strategis Meningkatnya Kualitas Lingkungan Hidup, dengan capaian indikator kinerja Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 82,69 atau sebesar 102,66% dari target capaian;

11. Sasaran Strategis Meningkatnya Pemberdayaan terhadap Perempuan dengan capaian indikator kinerja indeks Pembangunan gender sebesar 95,53% pada tahun 2024 dan untuk capaian tahun 2025 diperkirakan akan dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik pada pertengahan tahun 2026;

12. Sasaran Strategis Meningkatnya Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan, dengan capaian indikator kinerja Persentase Desa/Nagari Kategori mandiri sebesar 51,28% atau sebesar 120,52% dari target kinerja

13. Sasaran Strategis Meningkatnya Peran Dunia Usaha dalam Pembangunan, dengan capaian indikator kinerja Persentase kegiatan CSR yang selaras dengan program pemerintah sebesar 100% atau sebesar 100% dari target kinerja. (jup)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama