![]() |
| Gubernur Mahyeldi serahkan penghargaan |
PADANG-Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyerahkan penghargaan kepada 109 guru dan tenaga kependidikan dalam ajang Penganugerahan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Sumbar 2025.
Penyerahan penghargaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “GTK Hebat, Indonesia Kuat” ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, inovasi, dan keteladanan para pendidik dalam memajukan dunia pendidikan di Ranah Minang.
Gubernur Mahyeldi menegaskan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan atas peran strategis guru dalam membangun generasi masa depan.
“Penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih daerah atas peran strategis guru dan tenaga pendidik dalam membangun generasi masa depan,” ujar Mahyeldi.
Ia menyampaikan, capaian pendidikan Sumbar dalam satu tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Berbagai prestasi yang diraih oleh pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga siswa di tingkat nasional maupun internasional.
"Capaian itu menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memajukan sektor pendidikan di Sumbar," ujarnya.
Gubernur menekankan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan penuntun arah kehidupan generasi muda. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial, peran guru tetap tidak tergantikan.
“Mesin dapat mengolah data, tetapi hanya guru yang mampu mengolah jiwa. Di situlah letak kemuliaan profesi ini,” ungkapnya.
Mahyeldi juga mengangkat kearifan lokal Minangkabau sebagai refleksi peran guru dalam kehidupan, bahwa “guru bak suluah, maiduik’i nan ka lampau” guru ibarat pelita yang menerangi jalan kehidupan. Nilai tersebut, menurutnya, harus terus dijaga dan diwariskan di tengah dinamika zaman.
Pemprov Sumbar, lanjutnya, terus berkomitmen memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kualitas sumber daya pendidik, serta peningkatan kesejahteraan guru melalui berbagai dukungan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi yang telah diberikan selama ini. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi dalam mencetak generasi unggul.
“Setiap ilmu yang ditanamkan akan tumbuh menjadi kebaikan yang dirasakan lintas generasi. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari ikhtiar besar menuju Generasi Emas 2045,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi menyampaikan ajang apresiasi GTK ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi praktik baik antarpendidik.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga menghadirkan ruang belajar bersama bagi guru dan tenaga kependidikan untuk saling menginspirasi dan meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan,” jelasnya.
Adapun penghargaan diberikan kepada 109 penerima yang terbagi dalam empat kategori, yaitu Lomba Apresiasi GTK tingkat Provinsi Sumbar sebanyak 58 orang, penerima penghargaan Hari Guru Nasional oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sumbar sebanyak 48 orang, Cabang Dinas Terbaik 1 orang, serta Sekolah Kandidat Rujukan Google sebanyak 2 satuan pendidikan.
Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi yang terus terjaga, Pemprov Sumbar optimistis sektor pendidikan akan semakin maju, serta mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (adpsb/rmz/bud)
