![]() |
Keterangan foto: |
Bukittinggi: Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias memaparkan rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang kepada awak media di Balairung Rumah Dinas, Selasa (26/5/2026) Pemko Bukittinggi bersama berbagai pihak menyiapkan perayaan besar dengan tema “Jam Gadang, Detak Jantung Ibukota”.
“Perayaan ini momentum menguatkan identitas budaya dan kebanggaan warga terhadap ikon kota,” ujar Ramlan.
Rangkaian kegiatan berlangsung 3 hingga 21 Juni 2026 dan dibagi dua kategori besar agar menjangkau masyarakat luas, pelajar, komunitas, hingga wisatawan mancanegara.
Event utama yang disiapkan Pemko mencakup Pajalan Nagari Festival, Bukittinggi East Film Festival, Pameran 100 Foto Jam Gadang, Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan, dan Seminar Internasional Bridging Friendship Strengthening Indonesia–Netherlands Diplomatic Ties via Bukittinggi–Amsterdam. Selain itu ada Jam Gadang Cultural Night, Festival Kuliner Tradisional, Photography Competition, serta Lomba Cipta Puisi 100 Tahun Jam Gadang untuk SD, SMP, dan SLTA se-Indonesia.
“Kami hadirkan event lokal, nasional, hingga internasional sepanjang Juni 2026,” jelas Ramlan. Semua kegiatan dirancang agar Jam Gadang dikenal luas sebagai warisan sejarah yang hidup.
Yayasan Satu Pena mendukung peringatan melalui Indonesia Menulis Literary Festival IMLF 2026 dengan agenda padat. IMLF menghadirkan seminar internasional, peluncuran 100 buku, parade 1000 perempuan berpakaian Minang, parade 100 penyair dunia, festival randai, pertunjukan seni budaya, bazar UMKM, dan pameran buku di kawasan Jam Gadang dan Pasa Ateh.
“IMLF 2026 akan menggerakkan literasi dan ekonomi kreatif masyarakat,” ungkap Ramlan.
Kolaborasi ini memperkaya nuansa budaya sekaligus memberi ruang pelaku seni dan UMKM tampil.
Kegiatan internasional menjadi sorotan karena melibatkan delegasi dari 38 negara yang berpartisipasi langsung di Bukittinggi. Panitia menyiapkan seminar sastra dan kecerdasan buatan AI, penanaman 100 pohon, pembacaan puisi alam, program IMLF Goes to School, serta International Teacher Seminar tentang peluang dan tantangan pendidikan era AI.
“Delegasi 38 negara hadir untuk berdialog tentang sastra, budaya, dan pendidikan,” kata Ramlan.
Forum ini diharapkan membuka jejaring kerja sama Bukittinggi dengan dunia.
Pemko menargetkan seluruh rangkaian berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan dan penguatan ekonomi lokal. Bazar UMKM dan pameran buku di sekitar Jam Gadang menjadi ruang promosi produk kreatif warga dan kuliner khas Minangkabau.
“Keterlibatan pelaku usaha, komunitas seni, pelajar, dan masyarakat jadi kunci sukses,” tegas Ramlan.
Dengan semangat gotong royong, Pemko ingin menjadikan Juni 2026 bulan kebudayaan yang menggerakkan kota dan menumbuhkan rasa memiliki warga.
Aspek pengamanan, kebersihan, dan kenyamanan pengunjung menjadi perhatian utama panitia selama kegiatan berlangsung. Pemko berkoordinasi dengan aparat, Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, dan komunitas agar arus lalu lintas serta keramaian di Jam Gadang tetap tertib. Fasilitas umum seperti toilet, tempat duduk, dan penerangan disiapkan agar wisatawan nyaman mengikuti acara. “Kami minta masyarakat jaga kebersihan dan jadi tuan rumah yang baik,” imbau Ramlan kepada warga Bukittinggi.
Makna 100 tahun Jam Gadang bagi warga Bukittinggi melampaui nilai sejarah bangunan yang berdiri sejak 1926. Jam Gadang menjadi penanda waktu, pusat aktivitas, dan simbol keteguhan masyarakat Minangkabau menghadapi perubahan zaman. Peringatan ini diharapkan membangkitkan kesadaran generasi muda merawat warisan budaya dan meneruskan nilai perjuangan pendahulu.
“Jam Gadang adalah detak jantung kita, mari rawat bersama,” pesan Ramlan kepada generasi penerus Bukittinggi.
Wali Kota menutup paparan dengan ajakan kepada seluruh warga meramaikan dan menyukseskan rangkaian 100 Tahun Jam Gadang. Pemko optimis kegiatan 3 sampai 21 Juni 2026 meninggalkan jejak positif bagi kota, pariwisata, dan generasi penerus.
“Mari jadikan perayaan ini ruang kebanggaan bersama, ruang belajar, dan ruang tumbuh ekonomi kreatif,” pungkas Ramlan.
Bukittinggi siap menyambut dunia dengan semangat “Detak Jantung Ibukota” yang terus berdenyut. (LK/IKP)
