SOLOK KOTA – Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, menerima audiensi jajaran Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Barat di Ruang Kerja Wali Kota, Jumat (24/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penyelarasan program pemerintah pusat dan daerah, peningkatan kapasitas profesional guru, percepatan implementasi Program Guru Penggerak, hingga penguatan kompetensi kepala sekolah dan tenaga kependidikan dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Wali Kota Solok menyampaikan apresiasi atas kunjungan BGTK Provinsi Sumatera Barat sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui pendidikan.
"Guru dan tenaga kependidikan merupakan garda terdepan dalam transformasi pendidikan. Pemerintah Kota Solok menyambut baik kolaborasi dengan BGTK Sumbar untuk menghadirkan program pelatihan yang adaptif, aplikatif, dan berbasis teknologi bagi para pendidik," ujar Ramadhani.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Solok terus berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas melalui peningkatan kompetensi pendidik secara berkelanjutan. Guru yang profesional, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi diyakini akan melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, inovatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, perwakilan BGTK Provinsi Sumatera Barat memaparkan sejumlah program strategis untuk mendukung implementasi kebijakan pendidikan nasional di daerah. Program tersebut meliputi penguatan implementasi Merdeka Belajar, pendampingan satuan pendidikan, pengembangan komunitas belajar, serta pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan.
BGTK juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar seluruh program peningkatan kapasitas guru dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dinilai menjadi kunci dalam mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antarsatuan pendidikan.
Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, Pemerintah Kota Solok dan BGTK Provinsi Sumatera Barat sepakat memperkuat kerja sama melalui penyusunan berbagai program pelatihan, pendampingan, serta pengembangan kompetensi bagi guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya sistem pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif, dan berdaya saing. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Kota Solok optimistis mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif di tingkat nasional maupun global. (siska)