![]() |
Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat menyampaikan informasi stok BBM aman kepada para warga yang antre BBM di SPBU Gebang, Selasa (8/9/2026) malam. (Foto: Fathur Rozi) |
JEMBER - Bupati Jember, Muhammad Fawait, mendatangi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang dipadati antrean kendaraan pada Selasa malam (8/9/2026). Dengan membawa pelantang suara, bupati turun langsung menemui warga untuk memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Jember dalam kondisi aman.
Dua SPBU yang didatangi Gus Fawait, sapaan dia, yakni SPBU Gajah Mada dan SPBU Gebang. Kedua SPBU yang berada di kawasan kota tersebut diketahui mengalami antrean kendaraan yang mengular.
Di hadapan warga yang tengah mengantre, Gus Fawait meminta masyarakat tidak panik dan melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.
“Bapak-Ibu, ini saya sengaja memang pakai pelantang suara untuk menyampaikan bahwa stok BBM aman dan tidak perlu panik. Tolong saya dibantu,” ujarnya kepada warga yang mengantre.
Gus Fawait mengatakan, pasokan BBM untuk wilayah Jember saat ini aman. Bahkan, menurut dia, jumlah pengiriman BBM ke Jember telah ditambah sekitar 35 persen dibandingkan kondisi normal.
“Nggak perlu khawatir kehabisan, Bapak-Ibu semuanya. Bahkan yang di belakang nggak perlu berdesak-desakan. BBM-nya aman, Pertalite-nya aman, Pertamax-nya aman,” katanya, sembari menunjuk antrean kendaraan yang berada di bagian belakang.
Meski demikian, Gus Fawait membenarkan sempat terjadi gangguan distribusi BBM dari Fuel Terminal Tanjung Wangi, Banyuwangi, menuju Jember. Gangguan tersebut disebabkan kemacetan yang berdampak pada keterlambatan pengiriman ke sejumlah SPBU.
“Tapi untuk minggu ini pengirimannya sudah lancar. Kemudian stok BBM-nya untuk wilayah Jember sudah dilebihkan,” kata Gus Fawait.
Menurut dia, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU juga dipicu kepanikan masyarakat yang khawatir kehabisan BBM. Kondisi tersebut kemudian mendorong warga membeli BBM dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.
“Tapi saya pastikan dari hari Senin kemarin, stok BBM di area Jember sudah dilebihkan,” ungkapnya.
Gus Fawait juga meminta masyarakat ikut mengawasi distribusi BBM. Jika menemukan warga yang diduga melakukan penimbunan BBM, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui layanan Wadul Gus’e di nomor 0811-3031-1188.
“Insyaallah akan kami komunikasikan dengan aparat kepolisian agar diambil tindakan-tindakan tegas dan terukur,” pungkasnya. (fat/rus)
