Cegah Penularan Covid-19

loading...

 Oleh: ELFIZON AMIR

Banyak informasi yang tengah berseliweran di media sosial tentang covid-19 corona dan cara pencegahannya. Banyaknya informasi yang beredar kadang membuat pembaca bingung dan tidak tahu mana yang harus diikuti.

Lalu bagaimana dan kapan melakukannya?

Informasi ilmiah yang ditulis kadang juga sulit untuk dimengerti apalagi bagi mereka yang awam dengan istilah kedokteran. Akibatnya setelah dibaca, hanya tinggal dalam bentuk tulisan tanpa bisa dilaksanakan dalam keseharian.

Secara praktisnya dalam mencegah penularan covid-19 ini dapat dilakukan beberapa hal:

1. Cuci tangan. Cuci tangan ini sebaiknya dilakukan setiap kali selesai bersentuhan dengan benda yang dicurigai bisa dihinggapi virus ini. Pegangan tangan tangga, dinding ataupun peralatan lain yang sering digunakan ditempat umum seperti tombol lift, pegangan kunci pintu ataupun absen sidik jari yang banyak sekarang digunakan dikantor. Cuci tangan ini dilakukan karena orang bisa tertular virus karena menyentuh permukaan benda yang tercemar percikan batuk atau napas orang sakit. Para ahli mengatakan virus corona dapat hidup di permukaan benda selama beberapa jam sampai beberapa hari dan karena itu, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir menjadi sangat penting.

Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik dan ingatkan anak untuk mencuci tangan pakai sabun secara benar. (Gunakan cara mudah mengukur durasi 20 detik, semisal menyanyi lagu Selamat Ulang Tahun 2x). Cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, tempat kerja atau sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia.

2. Pakai masker. Kebanyakan orang tertular langsung akibat menghirup percikan batuk atau napas orang sakit. Makanya penggunaan masker dianjurkan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona, karena dapat menghalau percikan ludah ini.

Ada dua tipe masker yang umum digunakan, yaitu masker bedah dan masker N95. Masker bedah dapat dijadikan pilihan untuk mencegah penularan virus Corona pada anak karena dilengkapi lapisan antiair yang dapat menghalau percikan air liur. Selain itu, masker ini juga lebih nyaman untuk dipakai.

Masker N95 cenderung lebih tebal dan sangat ampuh dalam menyaring partikel udara, termasuk virus Corona. Namun, masker ini harus menempel ketat ke wajah, menutupi hidung dan mulut, sehingga tidak nyaman untuk digunakan.

Memakaikan masker perlu dipertimbangkan dengan bijak. Pasalnya, masker bisa melindunginya, tapi bisa juga meningkatkan risikonya untuk terinfeksi. Oleh karena itu, lebih baik fokus pada langkah pencegahan yang lain, seperti membiasakan cuci tangan.

3. Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jarak ini perlu dijaga karena kita tahu bagaimana kondisi orang bersangkutan sesungguhnya. Virus covid-19 dapat menyebar secara cepat ke melalui kontak jarak dekat, maka pola itu disebut sebagai penularan komunitas (community transmission).

4. Hindari Keramaian. Semakin meluas penularan komunitas yang terjadi, maka tindakan tambahan perlu dilakukan, yaitu mengurangi kontak antara satu warga dengan warga lain di wilayah itu (social distancing atau di sini akan disebut sebagai mengurangi kontak antarwarga).

Saat ini acara keramaian seperti pertandingan sepak bola, konser musik, acara keagamaan dan pertemuan besar sudah ditunda di mana-mana, di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia lain.

5. Jangan pergi ke sarana kesehatan kecuali jika diperlukan untuk berobat.

Jika ada anggota keluarga atau kawan dirawat di rumah sakit, sebaiknya tunda untuk berkunjung dan beri dukungan padanya tanpa harus bertemu langsung (misalnya melalui telepon ataupun WA).

6. Orang berisiko tinggi (orang tua, anak-anak atau penderita diabetes) sebaiknya tetap di rumah dan menghindari pertemuan atau kegiatan lain seperti melakukan perjalanan yang dapat membuatnya terpapar virus.

7. Ikuti panduan resmi pemerintah yang bisa merubah rutinitas termasuk kegiatan sekolah atau pekerjaan. (*)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama