Kepala Dinkes Mentawai Minta Warga Jaga Jarak

Mencegah Masuknya Virus Corona Covid-19 di Kepulauan Mentawai, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar meminta warga menjaga jarak dan menerapkan pola hidup sehat. (ist)

mjnews.id - Dinas kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus melakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan dari daerah terjangkit sebanyak 276 orang dengan memastikan keberadaan suhu tubuh pada saat melewati beberapa tahapan di dermaga tuapeijat.

"Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah menjadi 12 orang namun tetap diperhatikan oleh Dinas Kesehatan melalui petugas puskesmas di wilayah tersebut untuk memastikan perkembangan dari si ODP itu," ungkap Lahmuddin Siregar kepada awak media saat dimintai keterangan di lokasi cek suhu km 0 Tuapeijat, Rabu (25/3/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, menjaga jarak juga sudah membantu menghindarkan virus Corona masuk melalui sentuhan, intinya jangan berjabat tangan sebab virus berasal dari apa yang kita sentuh.

“Termasuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun antiseptik juga salah satu bentuk antisipasi terhadap serangan dari virus tersebut “ lanjutnya.

Intinya menjaga pola hidup sehat dan seringmencuci tangan sudah membantu menghindarkan virus tersebut dari tubuh kita sehingga daya tahan tubuh kita menjadi kuat.

“Berolah raga rutin dan mengkonsumsi buah juga baik untuk kesehatan juga layak menjadi benteng bagi tubuh siapapun juga berjur di terik matahari sehingga tubuh tetap sehat stamina tetap terjaga,“ katanya.

Lahmuddin berharap warga Mentawai taat akan aturan yang sudah diberlakukan oleh oleh pemerintah guna menekan angka Suspek corona di Kepulauan Mentawai.

"Warga diminta menaati aturan untuk tidak berkumpul di sebuah tempat dengan tujuan pesta dan sebagainya untuk kita semua juga sehingga Mentawai tetap aman dari bencana tersebut," ucapnya.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai juga terus lakukan berbagai strategi dalam menekan Covid 19 Tidak masuk di wilayah Mentawai. Salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk melaksanakanakan apa yang dianjurkan oleh kesehatan kepada masyarakat dalam menjalankan pola hidup yang sehat.

Juga termasuk Orang yang dalam pemantauan 10 orang terus dilakukan pendampingan penjagaan guna mengantisipasi adanya serangan dari Covid 19 tersebut. “Sepuluh orang dalam pemantauan ada di tiga desa yang tersebar diwilayah Mentawai diantaranya Sipora Jaya ada empat orang Tua Pejat ada lima dan muara Siberut satu orang awalnya.

Dikatakan dia, sembilan orang dalam pemantauan dinas kesehatan tersebut berasal dari perjalan dinas sementara yang satunya lagi dihitung dari kontak dengan resiko rendah sehingga menjadi sepuluh.

Ia juga meamastikan semuanya dalam pantauan dinas kesehatan dan masih terbilang aman hingga saat ini. Menurutnya kebijakan yang diambil oleh pemenrintah dalam menghentikan sementara aktivitas warga negara asing kementawai salah satu tindakan yang baik untuk mengantisipasi masuknya serangan Covid 19.

“Termasuk warga negara asing yang sudah dihentikan sementara perjalanannya ke Mentawai adalah salah satu kebijakan yang baik dari pemerintah namun intinya adalah melaksanakan pola hidup sehat bagi masyarakat dan mengikuti instruksi untuk tidak keluar rumah demi menyelamatkan sesama manusia” tutupnya. (han)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama