MTQ ke-39 Lubuk Begalung, Padang Dibatalkan, Tokoh Masyarakat Kecewa

loading...

Camat Lubuak Begalung, Wilman Muchtar.

PADANG, MJ News - Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-39 Tingkat Kecamatan Lubuk Begaluang yang sedianya digelar Rabu (25/3/2020) batal dilaksanakan walaupun persiapannya sudah seratus persen.

Kecewa, begitulah ungkapan salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Lubuak Begalung tentang pelaksanaan MTQ melalui kebijakan plin-plan Walikota. Sebelumnya, Camat telah menemui Walikota dan diinstruksikan tetap dilanjutkan, tapi tanpa pawai. Menyedihkan, saat dilakukan, malah walikota membatalkan.

Padahal, sebelumnya Walikota Padang memberi izin MTQ Kecamatan Bungus Teluk Kabung, 21- 22 Maret lalu. Malahan, dibuka oleh walikota dan ditutup Wakil Walikota.

Pertanyaan pun muncul kalau memang untuk mematuhi Maklumat Kapolri, kenapa Bungus Teluk Kabung tetap diberi izin. Sekedar mengingatkan, Maklumat Kapolri tersebut terbitnya tanggal 19 Maret 2020, sementara MTQ Kec. Bungus Teluk Kabung tanggal 21 - 22 Maret 2020. Kok, masih bisa dilaksanakan.

Mirisnya lagi, saat Camat Lubuk Begalung menemui walikota, tepatnya Minggu, 22 Maret 2020 untuk memastikan pelaksanaan, dijawab oleh Walikota, silahkan saja, tapi pawai ditiadakan, seremonial dikurangi dan jaga jarak pengunjung atau tamu.

“Eh, tiba tiba pada Selasa malam sekira pukul 22. 00 WIB, tanpa ada angin dan badai dibatalkan begitu saja,” ungkap Andi Meirizal, Rabu (25/3).

Sebelumnya Camat Lubuk Begaluang Wilman Muchtar usai rapat koordinasi dengan Panitia Pelaksana MTQ Kecamatan, Forkopimka Lubuak Begalung serta seluruh Lurah se Kecamatan Lubuak Begalung di Aula Kantor Camat, Senin (23/3/2020), menyampaikan pelaksanaan MTQ ke 39 yang Insha Allah akan digelar pada 25 Maret 2020.

Kami memastikan kegiatan ini sesuai dengan jadwal, namun tetap dengan kesederhanaan. Ada beberapa kegiatan lomba yang sudah dijadwalkan, namun terpaksa dibatalkan. Seperti Pawai dan Gambus yang terlalu banyak menghadirkan orang.

“Kita hanya lebih pada acara seremoni, selasai pembukaan langsung selesai bubar dan malamnya dimulai dengan tilawah dewasa,” ujarnya.

Wilman menyebutkan, alasan dari pembatalan kegiatan pawai dan gambus, mengacu pada himbauan pemerintah terkait masalah keramaian yang ada terkait virus corona.

Tempat duduk akan atur dengan jarak 1 meter untuk sosial distancingnya. Kursi-kursi sebelum acara dimulai dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Lokasi akan kita persiapkan sarana-prasarana, seperti air bersih yang dibantu PDAM. Juga petugas medis yang di stanbykan selama lomba dan juga alat medis pendukung lainnya, juga alat pengukur suhu dan toilet portabel (wc berjalan),” pungkasnya.
Memastikan pembatalan kegiatan MTQ ke 39 Kecamatan Lubuk Begalung ini, Camat Wilman Muchtar membenarkan bahwa untuk kegiatan MTQ ini tidak jadi atau batal dilaksanakan setelah walikota mengadakan rapat.

“Pada Selasa malam kita diberitahu untuk tidak melaksanakan kegiatan MTQ, walaupun persiapannya sudah seratus persen. Bagaimanapun saya selaku camat tentunya harus patuh pada instruksi perintah pimpinan. Saya mohon maaf dan berharap kepada seluruh panitia, masyarakat Kecamatan Lubuak Begalung agar dapat memahami dan memaklumi hal ini,” ungkap Camat Lubuak Begalung, Wilman Muchtar. (*/eds)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama