Menghadang Corona Sambil Mengetuk Hati Petinggi BUMN dan BUMD

Dari kiri ke kanan, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari Sumatera Barat, Yasrizal Idrus dan Direktur Keuangan Muhammad Irsyad, menerima proposal sinergi penanganan Covid-19 dari Kepala DPMPTSP Kota Padang, Corri Saidan dan Kepala Bagian Perekonomian, Swesti Fanloni. Pemko Padang mengetuk hati BUMN/BUMD di daerahnya untuk peduli menangani Covid-19. (Charlie Ch. Legi) 

Suasana jalanan Kota Padang terlihat lengang. Hanya sesekali kendaraan melintas. Virus Corona telah membuat bumi jeda. Warga memilih berdiam diri di rumah agar tak terpapar virus tersebut.

mjnews.id - "Silahkan masuk buk, sebelumnya kita cek suhu tubuh dulu ya," kata seorang security sebuah bank terkemuka di Padang kepada dua wanita berpakaian seragam ASN, Rabu (1/4/2020) itu.

Kedua wanita mengenakan masker itu terlihat terburu-buru. Keduanya menuruti saja permintaan security. Kondisi saat ini mengharuskan siapa saja mengikuti protokol kesehatan, seperti memeriksa suhu tubuh, mengenakan masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. Semua dilakukan untuk mencegah virus Corona.

"Suhu tubuh ibu 36,2," kata security setelah menembakkan thermo gun ke kening ASN itu.

Setelah dicek suhu tubuh, kedua wanita ini bergegas ke lantai tiga bank berplat merah yang terletak di bilangan jalan Pemuda. Mereka dipersilahkan masuk ke dalam sebuah ruangan milik petinggi di bank tersebut.

Oh, ada bu Corri Saidan dan bu Swesti Fanloni rupanya, ujar Plt Direktur Keuangan Bank Nagari, Muhammad Irsyad saat menerima kedua ASN itu.

Kepala DPMPTSP Kota Padang, Corri Saidan, serta Kepala Bagian Perekonomian Setdako Padang, Swesti Fanloni sengaja bertandang ke Bank Nagari. Keduanya diutus Wali Kota Padang untuk membawa proposal ke setiap BUMN dan BUMD yang ada di Padang. tujuannya tak lain adalah untuk mengetuk hati pemilik BUMN dan BUMD agar membantu warga Padang mengatasi virus Corona.

Gayung bersambut, tak lama setelah mengantarkan proposal, Bank Nagari lantas mengucurkan dana CSR untuk membantu mengatasi virus Corona di Padang. Sepuluh drum alkohol untuk pencampur cairan disinfektan diserahkan ke Wali Kota Padang, 20 Maret 2020 lalu.

Dengan bantuan ini akan mempercepat dan melengkapi, sehingga akan maksimal menekan penyebaran virus Corona, kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

Mahyeldi berharap, langkah peduli dari Bank Nagari akan diikuti oleh BUMN dan BUMD yang ada di Padang untuk membantu mengantisipasi Covid-19. Beruntung setelah itu, proposal yang dijalankan ke masing-masing BUMN/BUMD di Padang mendapat respon yang cukup baik.

Pemko Padang mencatat, enam BUMN dan BUMD telah membantu penanganan Covid-19 di Padang. Selain Bank Nagari, Bank BNI juga telah ikut membantu dengan mengucurkan 150 unit alat semprot disinfektan. Kemudian PT Pelindo juga menyalurkan 50 unit alat semprot disinfektan dan 1000 liter cairan disinfektan.

BRI juga ikut berpartisipasi dengan menyerahkan cairan disinfektan. Termasuk PT Angkasa Pura yang membangun toilet di ruang isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Andalas. Serta PT Pegadaian yang menyerahkan 73 alat semprot disinfektan.

Selain BUMN dan BUMD, komunitas yang ada di Padang bahkan ikut tergerak hati, peduli dengan pencegahan virus Corona. Seperti Himpunan Bersatu Teguh (HBT) yang menyerahkan APD, masker, sarung tangan dan infrared thermometer. Termasuk Komunitas Sumarak yang memberikan jas hujan, hand sanitizer, dan makanan kering.

"Meski berisiko terpapar virus, kami tetap menjalankan amanah. Dan alhamdulillah BUMN dan BUMD selama ini cukup peduli serta mendukung. Kita mengharapkan BUMN dan BUMD tidak saja membantu alat ataupun cairan disinfektan, akan tetapi juga bantuan pangan bagi warga yang terdampak virus Corona, seperti beras, minyak goreng, telur, dan lainnya. Setelah ini akan ada lagi BUMN dan BUMD yang kita temui dan membantu, termasuk komunitas, asosiasi, paguyuban, dan perusahaan lain," jelas Corri Saidan didampingi Swesti Fanloni dan Kasi IKP Diskominfo Padang, Charlie yang selalu mendokumentasikan kegiatan penggalangan bantuan itu. (Charlie Ch. Legi)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama