Perantau Pakan Sinayan Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Kampung Halaman

loading...

Sembako sumbangan perantau Nagari Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, siap untuk disalurkan kepada warga terdampak Covid-19. (ist)

mjnews.id - Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang kian masif dan mengkhawatirkan, pemerintah mengimbau para perantau untuk bersabar untuk tidak pulang ke kampung halaman buat sementara waktu.

Hanya saja, bagi yang tidak mungkin menunda, diharapkan mengikuti rangkaian protokoler yang ada. Akan halnya mulai saat masuk perbatasan Sumbar dan bandara, sampai setelah berada di kampung, diminta mengisolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari.

Imbauan dan kewajiban mengikuti protokoler tersebut ditanggapi secara beragam oleh perantau. Bahkan tidak sedikit yang menganggap bahwa itu berlebihan dan merasa diperlakukan sebagai orang asing di kampung sendiri.

Namun tidak demikian respon yang ditunjukkan oleh perantau Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyikapi luas dan besarnya dampak yang ditimbulkan oleh wabah Covid-19 tersebut. Mereka justru melakukan aksi sosial dengan menggalang dana untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di kampung, Kamis (9/4/2020).

H. Hasmol Dt. Putiah Nan Sabatang selaku koordinator penggalangan dana di Jakarta menjelaskan, dana tersebut dibelikan sembako berupa beras 10 Kg ditambah minyak goreng 850 paket dengan total Rp130 juta.

Sementara itu, HS. Dt. Kayo Nan Kuniang dan H. Harnedi St. Rajo Intan selaku Walinagari dan Ketua Bamus Pakan Sinayan menyampaikan terimakasih dan rasa bangga kepada para perantau yang terhimpun dalam wadah Ikatan Alumni SD se-Pakan Sinayan dan perantau lain di seluruh Indonesia yang telah menghimpun bantuan saat masyarakat di kampung mengalami kesulitan.

Paket sembako ini akan didistribusikan dari posko induk Satgas Covid-19 nagari melalui walijorong, kader dasawisma dan kader posyandu langsung ke rumah warga yang terdampak untuk menghindari terjadinya kerumunan orang dan diprioritaskan bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. (*/eds)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama