Empat Guru Terpapar Corona di Tanah Datar

 


Liputankini.com-Sebanyak guru di Tanah Datar, dilaporkan terpapar corona, Rabu (24/2/2021). Secara keseluruhan,  kasus konfirmasi mencapai 1.212 orang.


Keempat pasien baru itu tercatat guru. Mereka tidak dalam satu tempat tugas. Satu guru di Nagari Tanjung Bonai, ada lagi guru di Nagari Kotobaru. Kemudian, guru di Nagari Tabek. Satu lagi guru di Nagari Barulak.


Tenaga pendidik divaksinasi


Tenaga kependidikan menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan vaksinasi. Hal ini sesuai dengan arah dan strategi badan kesehatan dunia WHO yang menempatkan guru menjadi salah satu prioritas dalam tahapan kedua vaksinasi Covid-19.


Presiden Joko Widodo mengungkapkan, dengan diberikannya vaksin pada guru, harapannya proses belajar mengajar bisa segera kembali berjalan normal. “Targetnya Juni nanti vaksinasi untuk lima juta guru, tenaga pendidik dan kependidikan sudah bisa diselesaikan saat mulai tahun ajaran baru dan semuanya bisa berjalan normal kembali,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal PTK di SMAN 70 Jakarta, Rabu (24/2/2021).


Sejumlah 650 tenaga kependidika  mendapatkan vaksin dalam vaksinasi massal di SMAN 70 Jakarta. Ketika meninjau sekolah itu, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


Nadiem Makarim mengatakan, vaksinasi bagi tenaga pendidikan seluruh jenjang pendidikan di satuan pendidikan negeri dan swasta, baik formal maupun non-formal dan pendidikan keagamaan, akan diberikan secara bertahap mulai dari pendidik dan tenaga kependidikan di PAUD/RA/sederajat, SD/MI/sederajat, dan SLB. Selanjutnya pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang SMP/MTs/sederajat, SMA/MA/sederajat, dan SMK. Tahap terakhir, akan diberikan vaksin kepada PTK pada jenjang pendidikan tinggi atau sederajat.


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama telah menyiapkan data PTK yang dijadikan basis pemberian vaksinasi.


Guna pelaksanaan vaksinasi di daerah, jadwal dan lokasi vaksinasi akan diinformasikan dinas kesehatan/dinas pendidikan/kantor wilayah Kemenag masing-masing daerah. Tenaga pendidikan yang terdaftar cukup membawa identitas diri ke lokasi vaksinasi yang ditentukan pemerintah  daerah. Jika tidak terdaftar, dapat menyertakan surat pernyataan dari pimpinan satuan  pendidikan dan membawa surat ke lokasi vaksinasi. (*)






 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama