Sumbar Menanti Penjabat Gubernur






Liputankini.com-Sumatera Barat menanti penetapan Kementerian Dalam Negeri terkait siapa yang akan jadi gubernur. Masa jabatan Gubernur Irwan dan Nasrul Abit selaku wakil akan berakhir, Jumat pekan ini. Keputusan yang akan mengisi kekosongan kepemimpinan sepenuhnya tergantung pada kebijakan Jakarta.


Dalam catatan liputankini.com,  Sumbar pernah beberapa kali memiliki penjabat gubernur. Antara lain Dunidja D. H.M Thamrin dan Reydonizar Moenek. Penjabat gubernur ditetapkan Kementerian Dalam Negeri hingga dilantiknya gubernur dan wakil gubernur defenitif.  

Dunidja D dengan masa jabatan, 27 Maret 1999-24 Februari 2000, H.M Thamrin menjabat 14 Maret 2005-15 Agustus 2005 dan Reydonnyzar Moenek dengan masa jabatan 15 Agustus 2015 12 Februari 2016.

Pikada Sumbar sudah lama berlalu. KPU menetapkan pasangan Mahyeldi-Audy sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih. Namun, peroses pelantikan tertunda, lantaran pilkada digugat Mahkamah Konstitusi. 


Irwan Prayitno dan Nasrul Abit akan mengakhiri jabatan Jumat (12/2/2021) pukul 24.00. Gubernur dan wakil juga sudah pamit dengan jajaran pemerintah provinsi. Gubernur Irwan meminta, pembangunan yang sudah ada, tolong dilanjutkan pemerintahan berikutnya. 

Di Jambi, kepastian penerus jabatan gubernur pasca berakhir pada 12 Februari mendatang menemui titik terang.

Jabatan gubernur akan diisi Pelaksana Harian (Plh) Gubernur atau diisi Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman. (ed)

 


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama