Dandim 0213/Nias Paparkan Kegiatan TMMD di Depan Masev

Dandim jelaskan perkembangan TMMD



Gunungsitoli, LIPUTANKINI.COM- Komandan Kodim, Letkol Inf TP. Lobuan Simbolon selaku Dansatgas TMMD memberi pemaparan saat kunjungan kerja pengawasan dan evaluasi (Wasev) Mabes TNI dari Staf Teritorial TNI AD yang dilaksanakandi Rupat Jalan Jenderal Sudirman Makodim 0213/Nias, Selasa (16/3/2021).


Kegiatan kunjungan Wasev TMMD di wilayah Kodim 0213/Nias diketuai Kolonel Inf Agustinus Serial Budhi Soepijo yang bertugas sehari-hari sebagai Irutben Itpusterad bersama Mayor Arh Yaya Suhaya turut didampingi Staf Ahli Pangdam I/BB Bidang Sosbud Kolonel Inf Tumpal Mangasa Tanjung, Pasi Bakti Korem 023/KS Kapten Inf M. Idris.


Hadir juga mewakili pejabat Gunungsitoli. Acara diawali dengan Laporan Danki SSK Letda Inf Fadusi Zega dilanjutkan paparan Dandim, sambutan mewakili Walikota Gunungsitoli, sambutan Ketua TIM Wasef TMMD dan diakhiri dengan doa.


Dandim menjelaskan secara singkat tentang geo, demo dan konsos wilayah Kota Gunungsitoli. Dilanjutkan dengan program kegiatan sasaran fisik maupun sasaran non fisik TMMD ke-110 yang dilaksanakan di Desa Loloana’a Lolomoyo, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Gunungsitoli.


“Kami melaporkan, kegiatan sasaran fisik dan non fisik program TMMD meliputi, pembukaan badan jalan dari Desa Loloana’a Lolomoyo menuju Desa Gawu-Gawu Bouso dan dari Desa Loloana’a Lolomoyo menuju Dusun I Desa Niko’o Tano Dao Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa sepanjang 6.000 Meter dan lebar delapan meter, penggalian parit kanan dan kiri, jalan sepanjang 12.000 meter, lebar satu meter dan tinggi satu meter serta pengecatan gereja tiga unit di masing-masing desa lokasi sasaran TMMD. Sementara sasaran non fisik yang merupakan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19,  penyakit tidak menular, stunting, posyandu dan posbindu PTM, KB kesehatan, hukum, narkoba, kamtibmas, wawasan kebangsaan, bahaya kebakaran kutan, ketahanan pangan dan penyuluhan sosial," ucap Dandim.


Arham Dusky Hia mewakili Walikota Gunungsitoli mengatakan pada prinsipnya pemerintah kota mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan TMMD ke-110 karena banyak manfaat yang akan diterima masyarakat terutama membuka keterisoliran wilayah. 


“Pemerintah kota mengapresiasi kehadiran program TMMD, sehingga bisa memberikan manfaat percepatan pembukaan akses masyarakat terhadap pelayanan dasar masyarakat, pendidikan, kesehatan dan yang paling penting menghubungkan sentral-sentral produksi masyarakat, " sebut Arham Dusky Hia.


Ketua Tim Wasev Kolonel Inf Agustinus Serial Budhi Soepijo menjelaskan, pengawasan dan evaluasi TMMD untuk mengukur kinerja dan organisasi satuan tugas TMMD mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan pengakhiran dengan harapan agar kegiatan TMMD dapat berjalan secara optimal, evektif, efisien meski dalam pandemi Covid-19. (yamoni)







 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama