DPD PNTI Sukabumi Sosialisasikan Program Kerja pada Nelayan Cikembang

Pengurus DPD PNTI sosialisasikan program kerja pada nelayan, Kamis (17/3/2021).


 LIPUTANKINI.COM-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kabupaten Sukabumi kunjungi  perkampungan nelayan untuk sosialisasikan pogram kerja, sekaligus  silaturahim antara pengurus  nelayan.


Kunjungan,  Kamis (18/3/2021) ke kampung nelayan di pesisir Pantai  Cikembang, Desa Pasirbaru. Kegiatan tersebut disambut  antusias  para nelayan  di pekitar pesisir pantai Cikembang. Hadir juga pada kesempatan tersebut, Dewan Pembina  DPD PNTI Sukabumi, Usep Wawan.


Dia  juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi. Usep Wawan  menyampaikan, betapa pentingnya peran serta PNTI untuk memfasilitasi nelayan.


Dia berharap ada komunikasi yang baik antara pengurus PNTI dan nelayan. "Peran serta PNTI  sangat dibutuhkan  para nelayan, ke depan bisa lebih maksimal lagi," katanya.


Usep berharap organisasi lebih memanfaatkan potensi untuk kepentingan nelayan, kesejahteraan mereka meningkat. Usep Wawan berharap silaturahim tetap terjaga antara PNTI dan  nelayan.


Hal senada  disampaikan Ketua DPD PNTI Sukabumi, Asep Herman S. Dia menyampaikan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan  DPD PNTI.

Program tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan dengan harapan program tersebut bisa membantu dan meningkatkan kesejahteraan nlayan. Di antaranya program KUB, poklahsar dan pokdakan.


Asep menambahkan, PNTI sudah membentuk koperasi dengan nama Koperasi Cipta Ratu untuk menunjang  kesejahteraan anggota. Koperasi bergerak dalam simpan pinjam yang  bisa dimanfaatkan  anggota.


Perwakilan DPW PNTI Jawa Barat, Hariyo Sasongko menyatakan, dirinya selaku pengurus PNTI akan selalu membantu dan tanggap akan setiap keluhan nelayan.


Hal yang sama disampaikan  Humas PNTI Jawa Barat yang akrab disapa Ruslan Raya. "Ini PR bersama yang harus kita rumuskan bersama,  bagaimanapun peran nelayan adalah sebagai pahlawan dalam ketahanan pangan. Nelayan tradisional,harus terus didorong dan diperhatikan.

 

Seluruh pengurus bersama denga nelayan meninjau  perkampungan dan tempat yang rencananya  dibangun sarana ibadah. (Irwan)






 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama