Pariaman Menuju Transaksi Digital

 

Walikota Genius Umar tanda tangani surat keputusan tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD), Kamis (4/3/2021) di ruang rapat Walikota Pariaman.





Liputankini.com-Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat rapat koordinasi dengan Bank Nagari Pariaman serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pariaman yang dibuka Walikota Genius Umar.


Rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama A, Deputi Kepala Perwakilan BI Irman Sriansyah  Nurdin dan Pimpinan Cabang Bank Nagari, Ibnu Supardi.


Rakor Bank Indonesia dengan pemko dalam rangka pembentukan penandatanganan SK TP2DD dan perluasan implementasi QRIS. Walikota juga melakukan penandatanganan SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).


Genius Umar mengatakan, Pariaman adalah daerah pertama di Sumatera Barat yang menerapkan QRIS. Program pertama telah dilakukan di Pasar Kuraitaji, los lambuang Kuraitaji, pedagang UMKM yang ada di Pantai Kata, Pantai Gandoriah dan Talao Pauah, yang juga merupakan binaan dari Bank Nagari dan Bank Indonesia.


“Jadi transaksi elektronik ini memang jawaban dalam rangka mengurangi transaksi yang menggunakan uang kertas. Uang kertas tersebut juga terkadang mengandung virus. Intinya bagaimana uang yang ada diganti menjadi transaksi yang berbasis elektronik," ujar Genius Umar.


Genius Umar jelaskan, dari segi daerah untuk pembayaran APBD kepada OPD terkait semuanya telah mulai menggunakan transaksi secara digitalisasi dengan pembayaran di atas Rp1,5 juta. "Sekarang di samping digitalisasi dari sektor pemerintah, dari sektor masyarakat, swasta, sampai ke sektor UMKM, kita akan targetkan di Pariaman bisa mencapai  95 persen atau bahkan kalau bisa 100 persen menggunakan transaksi digital," katanya. (*/amiruddin)






 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama