SMAN 3 Padang Panjang Ikuti Konferensi Empat Negara


 Konferensi internasional yang dilaksanakan secara virtual. (kominfo)


PD. PANJANG0-Alcob Cooperative Project (ACP) kembali mengadakan international online conference untuk yang keempat kalinya dengan tema educational system, Rabu (7/4/2021). Konferensi ini turut diikuti SMAN 3 Padang Panjang bersama dengan SMKN 6 Palembang yang juga merupakan salah satu perwakilan dari Indonesia dalam ajang ini. 


Sedangkan perwakilan sekolah luar negeri di antaranya, SMK Sungai Kertas (Malaysia), Seoul Technical High School Korea (Korea Selatan) dan Yakutsk City Lyceum (Rusia). 

Kepala SMAN 3, Devi Hariyanti mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini peserta konferensi memberikan tanggapan dan berbagi pengalaman antarpelajar terkait dengan educational system (sistem pendidikan) di tempatnya masing-masing.


“Ini adalah program dari ACP. Di sini anak-anak berkolaborasi antarnegara saling berbagi informasi dan meningkatkan pengetahuan mereka serta menjalin persahabatan,” jelas Devi didampingi Guru Bahasa Inggris, Fitra Murni yang diwartakan Kominfo. 


Lebih lanjut Devi menjelaskan, program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, kemampuan diri dan kapabilitas anak-anak (pelajar) untuk menyongsong era 4.0. 


“Untuk pembahasan yang dilakukan pada hari ini, para pelajar saling bertukar informasi terkait sistem pendidikan di negaranya masing-masing. Mulai dari tahap level-level pendidikan seperti apa, durasi, hingga ke tahap perguruan tinggi,” jelasnya.


Devi menambahkan, dengan adanya program ini, pelajar bisa mendapatkan informasi baru dan mengenal keadaan negara-negara lain sesuai dengan masing-masing tema yang diangkat di setiap penyelenggaraan International Online Conference ini. 


Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mempersiapkan sebanyak 26 orang siswa yang terdiri dari lima orang presenter dan 21 participants serta enam guru sebagai pendamping. “Siswa yang ikut terdiri dari kelas X, XI, XII,” pungkasnya. (*)






 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama