Demi Kenyamanan, Warga Desa Ladea Bersihkan Rumput Liar

  

Warga gotong royong bersihkan jalan



NIAS-Pemerintah Desa Ladea melakukan bhakti sosial bersama masyarakat membersihkan rumput liar di sepanjang pinggir badan jalan di Desa Ladea, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Rabu (9/6/2021).

Badan jalan memang sudah cukup sempit, rumput  mengganggu jarak pandang pengendara. Selain itu, badan jalan juga mengganggu kenyamanan jika dilintasi kendaraan, baik roda dua maupun roda empat karena jalan mulai rusak. Warga suka rela bekerja  demi kenyamanan masyarakat. Rumput yang tumbuh di kanan-kiri jalan dibersihkan. Rumput merusak keindahan.


Kepala Dusun, Yarnuza Batee selaku pemimpin gotong royong mengatakan,  kegiatan tersebut demi menjaga lingkungan yang bersih dan membantu pemerintah agar arus transportasi berjalan lancar.

"Bakti sosial ini kami lakukan sebagai bentuk kesadaran dan kepedulian untuk membersihkan jalan yang sehari-hari digunakan warga. Dengan gotong royong,  membuat kondisi jalan bersih dan terpelihara," kata kepala dusun.

Dijelaskannya, gotong-royong  merupakan sarana kebersamaan antara pemerintah desa dan warga demi membantu tercapainya kenyamanan  serta kebersihan wilayah desa.

Sasaran kerja gotong-royong, di sepanjang  jalan dari perbatasan Desa Lasara sampai  perbatasan Desa Ladea yang merupakan jalan kabupaten sebagai jalur utama dari Desa Lolozasai, Kecamatan Gido menuju desa Ehosakhozi, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias, 

"Terima kasih kepada warga Desa Ladea yang bahu-membahu bersama pemerintahan memperindah lingkungan dan mengatasi arus transportasi," kata Yarnuza.


Ama Iren Laoli, salah seorang pengendara roda dua sangat mengapresiasi inisiatif pemdes bersama warga yang telah melakukan pembersihan lingkungan.Sebab, sejauh ini tidak ada upaya dari pemerintah  membersihkan rumput yang menutupi sebagian badan jalan.


"Antusiasme masyarakat cukup tinggi bergotong-royong, Ini luar biasa, " katanya.

Dikatakan,  banyak ruas badan jalan yang mengalami rusak parah, sehingga  para pengguna jalan tak nyaman. Apalagi jika hujan turun,  jalan aspal yang sudah rusak sulit dilalui kenderaan bermotor.“Kami berharap jalan yang banyak rusak di sini segera diperbaiki pemerintah, " harapnya. (Yamoni)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama