![]() |
Bupati serahkan bantuan pada warga yang rumahnya jadi korban truk rem yang mengalami blong rem |
Bupati mengungkapkan permohonan maaf karena baru mengunjungi korban musibah rem blong yang terjadi pada 2 Juli lalu.
“Pertama permohonan maaf karena baru hari ini bersama Baznas bisa mengunjungi bapak dan ibu yang menjadi korban atau terdampak musibah itu, dan menyerahkan bantuan ini secara langsung,” ujar bupati yang dikutip dari siaran pers Bagian Humas.
Eka Putra berharap, bantuan yang diberikan jangan dinilai dari jumlah, namun nilai dari seberapa manfaat yang ditimbulkan.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyerahkan bantuan dari Baznas hasil dari zakat dari mayoritas ASN Tanah Datar, manfaatkanlah sebaik-baiknya dan mari kita do’akan muzaki dibalasi pahala setimpal oleh Allah SWT,” tukasnya.
Sementara itu Hamali salah satu korban terdampak musibah rem blong menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Atas bantuan yang diberikan ini menjadi pengobat lara serta kebanggaan bagi kami karena telah diperhatikan pemerintah daerah, semoga hal seperti ini dipertahankan atau bahkan ditingkatkan. Tentu juga kami juga sampaikan terima kasih kepada para muzaki, semoga dilimpahkan rezki dan pahala oleh Allah SWT,” ujarnya.
Ketua Baznas Tanah Datar Yasmansyah menyampaikan, pemberian bantuan yang dilaksanakan merupakan salah satu program Baznas Tanah Datar.
“Ini merupakan program bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada korban musibah, baik itu kebakaran, longsor ataupun musibah kecelakaan seperti disini,” katanya.
Adapun besaran bantuan yang diberikan, tambah Yasmansyah, untuk musibah rem blong ini masing-masing Rp5 Juta kepada 6 orang korban yang terdampak sehingga totalnya Rp30 juta. (*)
