Forum Otto Ranah Minang Bantu Pondok Pesantren yang Terbakar

 Bantuan untuk pondok pesantren yang terbakar


DHARMASRAYA-Bantuan pada Ponpes Nurul Iman di Jorong Pisang Rebus, Nagari Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat terus berdatangan. Forum Otto Ranah Minang Korwil Dharmasraya, Sabtu (18/9/2021) mengantarkan bantuan ke pondok pesantren itu.

Ketua Forum Korwil Dharmasraya, Om Darwin member VOC (Veloz Owners Club) mengatakan, kebakaran di pondok pesantren itu mengakibatkan lima ruangan sekolah di ludes. "Bangunan tidak dapat difungsikan lagi. Kami tergugah dengan musibah itu, makanya kami mengantarkan bantuan ke sana," katanya.

Forum Otto Ranah Minang Korwil Dharmasraya menyerahkan sejumlah uang dari hasil donasi para om dan tante member. Bantuan diterima Om Rozi, member Brionesia Sumbar selaku ustad/pendidik dan pengurus ponpes tersebut.

"Bantuan ini untuk meringankan beban para santri dan pengasuh pondok pesantren," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Pondok Pesantren Nurul Iman yang berlokasi di Jorong Pisang Rebus, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Sumatera Barat terbakar hebat, Rabu (15/9/2021). Kejadian  sekitar pukul 01.00. Sumber api belum diketahui dan masih  dalam penyelidikan pihak terkait.

Kebakaran itu menghanguskan enam petak bangunan. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. 

Kepala sekolah, Satria Efendi mengatakan,  pihaknya tidak mengetahui secara pasti api berasal dari mana dan apa penyebab kebakaran itu. "Kami tahunya api sudah besar di dapur kantin dan asap sudah membubung tinggi," katanya 

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena api belum sempat merambah ke asrama putra yang tak jauh dari lokal, akibat kebakaraan tersebut kerugian ratusan juta rupiah," kata Satria Efendi.

Guna memadamkan api, tiga unit mobil pemadam dari sejumlah pos dikerahkan. Kepala Bidang Damkar Pemerintah Kabupaten Dharmasraya Yunisman, mengatakan, pihaknya dibantu warga berjibaku memadamkan si jago merah yang mengamuk di pondok pesantren itu. 

"Sebanyak enam petak bangunan ludes," Yunisman. (eko)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama