Gubernur Lepas Kontingen PON Sumbar ke Papua

 Kontingen PON Sumbar dilepas gubernur


PADANG-Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi melepas secara resmi kontingen PON XX menuju medan juang untuk mengharumkan nama daerah di Papua.

"Mengirimkan atlet ke Papua dalam masa pandemi Covid-19 ini butuh perjuangan. Alhamdulillah bisa terlaksana," katanya saat melepas kontingen di Padang, Senin (27/9/2021).

Karena jadwal dan lokasi pertandingan yang berbeda, maka sejumlah atlet dari cabang yang lebih dahulu bertanding telah diberangkatkan ke Papua sehingga tidak bisa dilepas secara resmi.

"Jadwal pembukaan PON secara resmi adalah 2 Oktober. Pertandingan dilaksanakan sampai 15 Oktober. Namun sebagian cabang sudah berlaga. Bahkan cabang eksibisi Hapkaido telah menyumbangkan medali emas untuk Sumbar," katanya.

Mahyeldi menegaskan PON adalah kompetisi, pertandingan antara orang karena itu kondisi yang kondusif harus disiapkan. Pelatih dan official harus membantu mengkondisikan suasana yang kondusif itu sehingga atlet bisa fokus bertanding.

"Jangan dibebankan atlet dengan tugas yang lain karena akan mengganggu mentalnya sehingga tidak bisa memberikan hasil terbaik," katanya.

Ia meminta panitia dan ofisial untuk memprioritaskan segala kebutuhan dan keperluan atlet selama bertanding di atas segalanya agar target sepuluh besar nasional bisa tercapai.

Gubernur mengapresiasi kapolda yang membantu mengirimkan personel guna menjamin keselamatan atlet selama bertanding di Papua.

Ketua KONI Agus Suardi mengatakan pada PON XX kontingen diperkuat 188 atlet, 58 pelatih dan 54 ofisial serta 21 anggota brimob.

Atlet akan berlaga di empat klaster berbeda, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Merauke.

Sejumlah atlet dari beberapa cabang yang jadwal pertandingannya lebih dahulu dari pembukaan telah diberangkatkan ke Papua, di antaranya dayung, gantole, panjat tebing, sepak takraw taekwondo, cricket, paralayang, panahan dan senam. Juga beberapa cabang eksibisi, hapkido, selancar dan e-sport.

"Kami mengucapkan terima kasih pada pemprov, Kapolda dan perantau Minang yang menyambut hangat para atlet di Papua," ujarnya. (*)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama