Potensi Wisata di Nagari Mesti Digali

 Wisata arung jeram di Agam


AGAM-Gubernur Mahyeldi mendukung optimalisasi potensi wisata di nagari untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Semua potensi yang ada di nagari harus digali secara maksimal untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk potensi wisata," katanya saat menjajal wisata arung jeram di Nagari Padang Tarok, Kabupaten Agam, Minggu (5/9/2021).

Dia memprediksi sektor pariwisata akan kembali menggeliat setelah pandemi Covid-19 berakhir. Wisata itu akan mengarah pada wisata keluarga. Karena itu 

Menurutnya, banyak nagari di Sumatera Barat yang memiliki potensi wisata. Masing-masing nagari harus memiliki keunggulan dan agar wisatawan tertarik untuk datang."Kebersihan juga harus dijaga agar tidak mengurangi keindahan destinasi," katanya.

Dia mengingatkan pengelolaan wisata di nagari tidak hanya persoalan destinasi tetapi juga keramahan dan penerimaan masyarakat terhadap wisatawan. Masyarakat yang ramah dan memberikan pelayanan yang baik serta tidak ada pungli akan menjadi salah satu keunggulan yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Pada nagari yang sebagian penduduknya pergi merantau banyak rumah yang kosong tanpa penghuni. Hal itu jika dikelola dengan baik juga bisa menjadi keunggulan dengan menyediakan homestay. Salah seorang Tim geopark Ranah Minang, Ambodal mengatakan topografi Sumbar yang berbukit-bukit dan berlembah serta banyak dialiri sungai sangat potensial untuk di manfaatkan sebagai wisata arung jeram seperti di Padang Tarok, Agam.

Ia berpesan agar masyarakat menjaga keaslian alam dalam pengelolaan wisata arung jeram tersebut sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Salah satu kendala dalam wisata sungai di Sumbar menurutnya adalah kebersihan karena banyak ditemui sampah plastik yang dihanyutkan aliran sungai. "Ini harus benar-benar menjadi perhatian agar tidak mengganggu kenyamanan wisatawan saat berarung jeram," katanya.

Wali Nagari Padang Tarok mengatakan pengelolaan wisata arung jeram di daerah itu dilakukan oleh Pokdarwis Salingka Alam. Meski baru bergerak namun dengan dukungan semua pihak dan konsep dari penasehat yang merupakan lulusan dari luar negeri diyakini wisata arum jeram itu akan semakin maju.

 "Kami butuh dukungan terutama untuk sarana prasarana yang saat ini masih meminjam," ujarnya. (BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama