21 Nagari di Tanah Datar akan Pilwana Serentak


 Bakal calon wali nagari ikut seleksi


BATUSANGKAR-Pemilihan wali nagari serentak di Tanah Datar yang tertunda sejak 8 April 2020 karena wabah Covid-19, akhirnya masyarakat bisa menyalurkan aspirasinya pada 16 Desember mendatang pada TPS di nagari masing-masing. 

Hal ini disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra saat membuka seleksi bakal calon wali nagari pada pemilihan wali nagari (pilwana) serentak, Rabu (3/11/2021) di aula kampus II IAIN Batusangkar. 

Bupati Eka berharap, dalam gelaran pilwana nanti akan melahirkan wali nagari yang mau bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas dan bekerja tuntas. 

“Pilwana merupakan salah satu kedaulatan di tingkat nagari, ketika dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Insya Allah ke depan akan lahir pemimpin nagari yang tangguh,” katanya. 

Disebutkan Eka, ia yakin dan percaya tujuan para bakal calon wali nagari untuk berkompetisi, adalah murni untuk membangun, mengabdi dalam menyejahterakan masyarakat nagarinya. 

Terkait seleksi, Eka Putra berharap bakal calon wali nagari mempelajari dan mengerti tahapan pemilihan, termasuk regulasi pemilihan dan regulasi penyelenggaraan pemerintah nagari secara umum. 

“Saya harapkan semua bakal calon wali nagari mengikuti seleksi sebaik-baiknya. Jaga keamanan dan ketenteraman baik selama seleksi ataupun nantinya pada proses selanjutnya,” kata Eka yang dikutip dari siaran pers Bagian Humas.

Namun, tambah bupati, hasil seleksi hendaknya bisa diterima dengan besar hati, kalau memang tidak bisa, silahkan ajukan keberatannya ke panitia kabupaten ataupun kepada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Padang, namun tentunya juga berpedoman pada aturan dan peraturan yang berlaku. 

“Saya berharap persoalan tidak terjadi sampai ke PTUN. Saya pesankan kepada tim seleksi untuk bekerja maksimal dengan menjaga netralitas, amanah, transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Bupati Eka Putra berharap ke depan dalam melaksanakan rangkaian dan tahapan pilwana serentak tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19. 

Kadis PMDPPKB Nofenril yang juga ketua pelaksana menyampaikan, pilwana serentak akan diikuti 21 nagari yang tersebar di 11 kecamatan. 

“Dari 21 nagari ikut pilwana serentak ada delapan nagari yang bakal calonnya melebihi batas maksimal lima orang, dan sesuai Peraturan Daeran Nomor 1 Tahun 2017 dan Perbup Nomor 23/2017, harus dilaksanakan seleksi,” ujar Nofenril. 

Ditambahkan Nofenril, seleksi diikuti 59 bakal bakal calon wali nagari berupa tes tertulis dan tes wawancara selama tiga hari ke depan dilaksanakan di Kampus II IAIN Batusangkar. 

Rinciannya, Nagari Batipuah 7 bakal calon, Andaleh 8 bakal calon, Singgalang 9 bakal calon, Tambangan 6 bakal calon, Batu Bulek 7 bakal calon, Sungai Tarab 9 bakal calon, Bungo Tanjung 6 bakal calondan Lawang Mandahiling 7 bakal calon. (*)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama