Sampah yang Meluber ke Jalan Dibersihkan, Ini Penjelasan Kepala DLH Dharmasraya


 Sampah sempat meluber ke jalan telah dibersihkan. 


DHARMASRAYA-Kondisi sampah di lokasi tempat pemrosesan akhir (TPA) yang berada di jalan Aur Jaya, Sitiung 5, daerah Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kamis (2/12/2021) dibersihkan. Lingkungan menjadi tertata dan tidak ada lagi sampah berserakan di jalan tersebut.

Pantauan di lapangan, satu alat berat membersihkan sampah dan limbah rumah tangga tersebut. Pembersihan dilakukan petugas Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, drg Erina mengatakan, saat ini kondisi sampah atau limbah rumah tangga di lokasi tempat pemrosesan akhir sampah tersebut telah dibersihkan dengan menggunakan  alat berat.

Dia menyebutkan, sebenarnya permasalahan sampah yang terjadi berapa waktu lalu disebabkan jarena tidak adanya alat berat yang standby di TPA.  Sebelum dikelola Dinas Lingkungan Hidup, dulu sampah tersebut dikelola oleh Dinas PUPR Dharmasraya.

Sejak sampah dikelola Dinas Lingkungan Hidup, kata Erina, pihaknya tidak punya alat berat yang selalu standby untuk melakukan pengelolaan sampah di TPA  tersebut.

"Seharusnya dan idealnya dalam pengelolaan TPA sampah itu, setiap tumpukan sampah diratakan mengunakan alat berat. Kemudian dipadatkan degan alat berat. Setelah itu ditimbun degan tanah serta dipadatkan lagi. Begitu seterusnya karena sampah tersebut tidak boleh dibakar dan wajib ditimbun dengan tanah. Hal itu sesuai dengan standard operational procedure-nya," kata dia.

Ditambahkan Erina, lantaran lembaga tidak punya alat berat yang standby, maka terjadilah permasalahan sampah meluber ke jalan. "Kita menunggu alat berat tersebut lebih kurang selama satu bulan. Sebagai kepala dinas, saya telah menyurati intasi terkait untuk peminjaman alat berat guna melakukan pekerjaan sampah yang telah menumpuk tersebut," katanya.

Ditambahkan, hingga sampah meluber tempo hari, alat berat yang dipinjam tak kunjung datang. Akhirnya sampah tersebut sampai di jalan dan menjadi viral di media sosial. "Bukan nya kami tidak mau kerja, tapi  karena tidak alat berat untuk pekerjaan tersebut," katanya.

Kini, alat yang dipinjam telah datang. "Alat barat jenis dozer melakukan pekerjaan dengan mendorong sampah ke sumur TPA dan pengurukan, sehingga sampah tersebut tidak lagi berserakan. Bahkan  sudah tertimbun dengan tanah. Keadaan sudah membaik dan terkendali," tegas Erina.  (eko)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama