Anak Petani, Putra Ulakan Lanjutkan Pendidikan ke Libya


 Faisal dilepas berangkat ke Libya. (kominfo padang panjang)


PADANG PANJANG-Lulus di Universitas Kulliyatul Dakwah Al Islamiyyah Al ‘Alamiyyah, Tripoli, Libya, Faisal Fajri, santri Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang memohon izin dan doa restu kepada para guru dan pimpinan pontren, Rabu (5/1/2022).

Faisal merupakan lulusan 2019 di pontren Kauman jurusan Internasional Timur Tengah, dan juga salah satu kader yang direkomendasikan Muhammadiyah untuk melanjutkan pendidikan ke Libya.

Selain memohon izin, ia juga memberikan motivasi bagi santri-santri pontren. “Sebagai santri, kita harus belajar dengan sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menjaga adab dan selalu mendoakan orang tua, serta patuh kepadanya,” pesannya yang dikutip dari Kominfo.

Mudir Pontren, Derliana didampingi Wakil Mudir Bidang Pengasuhan, Insan Adha Hasibuan, serta Ketua Kantor Layanan Lazismu Pontren Kauman, Drs. H. Amel Dahlan menyerahkan bantuan biaya keberangkatan Rp1,5 juta kepada Faisal.

“Kita berharap Ananda Faisal menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Setelah selesai nanti, agar bisa bergabung kembali ke pontren kita ini, demi kemajuan pontren dengan orang-orang yang luar biasa,” tutur Derliana.

Faisal terlahir dari keluarga yang bisa dibilang kurang mampu. Merupakan anak dari pasangan petani dari Desa Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, Ahmad Yani dan Dayang.

Berkat kegigihannya mencari dana, ia akan berangkat bersama dengan rombongan lainnya se-Indonesia ke Libya pada 12 Januari mendatang. (*) 




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama