Dinas Pendidikan Bersama SDIT IPHI Sosialisasikan Vaksinasi Anak


Sosialisasi vaksinasi bagi anak yang diikuti kalangan orang tua murid 


PAYAKUMBUH-Guna menyukseskan program vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan bekerjasama dengan SDIT IPHI sosialisasikan pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6–11 tahun di halaman SDIT IPHI, Selasa (11/1/2022)


Kepala Dinas Pendidikan diwakili Kasi PTK Rahmadini  menyampaikan, rencana pelaksanaan vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun merupakan program pemerintah dalam menuntaskan kasus pandemi di Indonesia. Untuk itu perlu dukungan dari semua pihak, baik dari kalangan tenaga pendidik maupun orang tua.

Dilanjutkannya, Dinas Pendidikan bersama dengan SDIT IPHI akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun perdana di Payakumbuh pada Kamis (13/1/2022) dengan pelaksanaan secara bertahap. 

Terkait keamanan vaksin Covid-19 yang akan digunakan bagi anak usia 6-11 tahun, Rahmadini menyebutkan vaksin tersebut aman dan bermanfaat. Karena sudah melalui uji klinis yang ketat.

“Vaksin telah melalui berbagai uji klinis, mendapatkan emergency use authorization dari BPOM, serta telah melalui kajian ITAGI. Saya berharap semua pihak mendukung rencana vaksinasi anak usia 6-11 tahun," ujarnya.

Kepala SDIT IPHI, Ananda Putra mengatakan, sosialisasi vaksinasi yang dilaksanakan di SDIT IPHI akan langsung ditindaklanjuti dengan pendataan anak yang bisa melakukan vaksinasi melalui blanko screning kesehatan yang akan diberikan kepada orang tua murid.  

"Nantinya blanko tersebut akan dikumpulkan kembali ke pihak sekolah untuk ditindaklanjuti pelaksanaan vaksinasinya pada waktu yang telah ditentukan.  Setelah sosialisasi ini kita akan mendata anak-anak yang siap untuk divaksin. Setelah dapat datanya, hari Kamis (13/1) SDIT IPHI Kota Payakumbuh akan mengadakan gebyar vaksin perdana untuk anak usia 6-11 tahun," kata Nanda

Ditambahkannya, SDIT IPHI memiliki murid 400 orang, 24 orang di antaranya sudah melaksanakan vaksinasi anak di atas 12 tahun. Kurang lebih ada 380 anak yang akan mengikuti vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. 

Nanda berharap adanya dukungan dan respon positif dari semua pihak khususnya orang tua murid dengan mensukseskan program vaksinasi yang akan diselenggarakan. 

Dokter Elfitrimeli yang juga merupakan narasumber dalam kegiatan sosialisasi vaksinasi anak usia 6-11 tahun mengatakan sebelum melaksanakan vaksinasi kepada anak akan dilakukan screning kesehatan terlebih dahulu. Jika memang memiliki riwayat penyakit berat dan  rutin meminum obat akan ditunda dahulu dalam pelaksanaan vaksinasi. 

Ditambahkan Elfitrimeli atau yang akrab disapa dokter Fit, jenis vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun adalah vaksin Bio Farma, vaksin Sinovac atau vaksin jenis lainnya yang sudah ada EUA dari BPOM serta Tim vaksinasi adalah tim yang sudah terlatih dan melaksanakan vaksinasi sesuai SOP. 

Pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun nantinya akan diberikan sebanyak dua kali penyuntikan, dengan interval minimal 28 hari melalui suntikan intramuscular di bagian lengan atas. 

Dokter Fit mengajak orangtua agar tidak ragu membawa anaknya untuk melakukan vaksinasi Covid-19 karena sebelum dilaksanakan vaksinasi akan di periksa terlebih dahulu apakah anak bisa menerima vaksin atau tidak serta segala tidakan vaksinasi juga dilaksanakan oleh tim vaksinator yang telah terlatih dibidangnya. 

"Bagi orang tua murid tidak perlu ragu untuk membawa anak dan mensukseskan program vaksinasi demi memberantas covid 19. Proses vaksinasi dilaksanakan dengan SOP dan tim yang terlatih dibidangnya. Mari kita sukseskan vaksinasi untuk menekan penyebaran covid 19 dan melindungi anak-anak kita dari bahaya virus tersebut," katanya. (CAN)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama