Pemko Payakumbuh Rehab 15 Rumah tak Layak Huni


Sekda Rida Ananda serahkan bantuan pembangunan rumah tidak layak huni pada warga


PAYAKUMBUH-Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan sosial peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Sekretaris Daerah Rida Ananda di lokasi pelaksanaan RTLH Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Kecamatan Payakumbuh Utara, Senin (20/6/2022).


Rida Ananda menyampaikan, bantuan RTLH ini menjadi prioritas karena Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen menghadirkan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

"Selain itu, program ini juga sebagai pemicu semangat kegotong royongan dan saling membantu di masyarakat. Dalam pelaksanaan program RTLH, pemerintah kota menggunakan anggaran dari APBN melalui Kementerian PUPR, APBD melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman," kata Rida.

Sekda menyebut, Wali Kota Riza Falepi serius mengurus warga miskin, apalagi yang masih belum memiliki rumah yang layak. Berkat sinergi yang baik dan kebijakan yang mendukung program ini, pemko menjadi salah satu terbaik nasional dalam merehab rumah tidak layak huni.

"Ini dalam rangka membantu, karena saat ini masih banyak rumah masyarakat prasejahtera yang belum sempurna, sehingga sekaligus untuk membangun tingkat kesadaran, solidaritas dan kegotong royongan di masyarakat," tambahnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman, Marta Minanda menyampaikan, bantuan sosial peningkatan kualitas RTLH yang disalurkan kali ini sebanyak 15 unit berupa pembangunan rumah baru dengan total anggaran yang dialokasikan Rp750 juta.

"Program ini bertujuan untuk mengurangi angka rumah tidak layak huni di Payakumbuh, penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta mewujudkan rumah yang sehat, ramah, serasi dan teratur," terangnya.

Ia menambahkan, perbaikan RTLH kategori berat bantuannya Rp50 juta per unit, dengan upah tukang Rp10 juta untuk material dan Rp40  juta. (AA)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama