Ikut KKN Kebangsaan, Sembilan Mahasiswa Unand Terbang ke Palangkaraya


 Mahasiswa yang ikut KKN Kebangsaan dilepas Wakil Rektor Unand


PADANG-Universitas Andalas utus sembilan mahasiswa terpilih melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) kebangsaan yang terintegrasi dengan merdeka belajar dan kampus merdeka (MBKM) di Palangkaraya,  Kalimantan Tengah.


Sembilan mahasiswa itu didampingu dosen pembimbing lapangan (DPL). Rombongan dilepas Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Mansyurdin, Jumat (15/7/2022) di Rektorat Kampus Unand Limau Manis,yang didampingi Dekan FISIP Dr. Azwar, serta Ketua UPT Pembelajaran Luar Kampus Dr. Syofyan.

Syofyan mengatakan, sembilan mahasiswa ini berasal dari berbagai fakultas dan yang paling banyak berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), kemudian dari Fakultas Peternakan dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Disebutkannya, sembilan mahasiswa tersebut, adalah Nindy Natasya N (MIPA), Fajar Septian (Peternakan), Recita Nadia Fauziah (FISIP), Yadhi Ramadhan Tiariswan (FISIP), Elvi Rahmawani (FISIP), Fauzatul Khairi (FISIP), Nadila Ravika (FISIP), Nindya Dwi Amanda (FISIP), dan M. Iqbal (FISIP) sedangkan DPLnya yaitu Dr. Montesqrit  dan Dr. Sosmiati.

“Kesembilan mahasiswa ini akan menjalani kegiatan KKN yang terintegrasi MBKM selama empat bulan ke depan di Palangkaraya bertemu dengan berbagai mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Indonesia,” ungkap Prof. Mansyur.

Disampaikannya program KKN Kebangsaan ini merupakan program rutin dari kementerian, tuan rumah sekarang Palangkaraya, tahun sebelumnya Universitas Jambi. “Namun KKN Kebangsaan yang terintegrasi MBKM ini merupakan kali perdana dilaksanakan,” ujarnya. 

Ia berharap mahasiswa Universitas Andalas dapat menjalankan setiap program kerja secara aktif dan solutif terhadap permasalahan masyarakat desa. “Ini juga sebagai wujud untuk menambah pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus, tidak hanya teori, sikap, dan juga pengembangan soft skill,” tambah Prof. Mansyur.

Disampaikannya mahasiswa yang ikut program ini patut bersyukur karena tidak semua mahasiswa dapat mengukuti program KKN Kebangsaan ini. “Hanya mahasiswa terseleksi dapat mengikuti program nasional ini,” ungkapnya. (ZK)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama