Terima Bantuan Bedah Rumah dari Gubernur Sumbar, Yenrianti Terharu

 

SERAHKAN BANTUAN-Gubernur Mahyeldi serahkan dana untuk bedah rumah pada warga Panganak Bukittinggi, Jumat (31/3/2023) subuh. (pemprov)

BUKITTINGGI-Warga Panganak Bukittinggi, Yenrianti kaget bukan kepalang saat dikunjungi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Wali Kota Marfendi, Jumat (31/3/2023) subuh.


Pasalnya, pukul 04.00, tamu tak diundang tersebut datang tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tamu datang  saat waktu sahur bersama rombongan.

Kedatangan Gubernur Mahyeldi beserta rombongan tersebut, bertujuan melihat langsung kondisi masyarakat kurang mampu, mendengarkan keluhan dan aspirasinya sekaligus memberikan bantuan untuk mereka.

"Kami hadir di sini, untuk melihat langsung kondisi masyarakat kurang mampu, sekaligus memberikan bantuan," kata Gubernur Mahyeldi. 

Saat berinteraksi, Mahyeldi menanyakan kondisi keluarga Yenrianti mulai dari pekerjaan suaminya Andi Nofendi dan perkembangan pendidikan dari ke empat anaknya. Dari perbincangan tersebut, diketahui Andi saat ini sedang bekerja sebagai tenaga pengamanan di salah satu perusahaan di Bukittinggi.

Melihat kondisi rumah Yenrianti, Gubernur Mahyeldi mengaku sangat prihatin, sebab rumah kecil berdinding kayu tersebut sering banjir kalau hujan, karena struktur bangunannya memang lebih rendah jika dibandingkan dengan bahu jalan.

"Setelah kami amati, rumah Yenrianti ini memang pantas kita bantu. Untuk itulah kita hadir bersama disini, saat ini kita akan serahkan bantuan rehap rumah tidak layak huni (RTLH) Rp25 juta dari Baznas Sumbar," ucapnya.

Mendengar apa yang disampaikan Mahyeldi, Yenrianti terlihat terharu dan gemetar sambil memeluk anaknya yang masih tertidur lelap, untaian kalimat syukurpun meluncur dari mulut ibu empat anak tersebut.

Yenrianti menyampaikan kondisi rumahnya saat ini memang jauh dari kondisi ideal, lantainya banyak yang rusak, atap juga sudah lapuk dimakan usia. Ia mengaku, rumah yang dihuninya tersebut merupakan rumah peninggalan dari orang tuanya.

Dia menceritakan, penghasilan dari suaminya berkisar Rp800 ribu perbulan. Untuk membantu perekonomian keluarga, ia juga membantu dengan bekerja sebagai pembuat bagian dari alat pancing (apung-apung) dengan penghasilan perbulan di kisaran Rp250 ribu.

Mendengar cerita Yenrianti, gubernur memberikan arahan pada Kepala Dinas Sosial Sumbar, Arry Yuswandi agar memberi perhatian kepada keluarga Yenrianti berupa bantuan untuk pendidikan anak-anaknya.

Usai menyerahkan bantuan bedah rumah dan bingkisan, Gubernur Mahyeldi dan Marfendi beserta rombongan kepala OPD, makan sahur bersama dengan keluarga Yenriati. (*)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama