Pemko Solok Terima Penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumbar

Gubernur Mahyeldi serahkan penghargaan pada Wakil Wali Kota Solok


KOTA SOLOK-Pemerintah Kota Solok meraih predikat hijau kategori 'B' dengan nilai 84,88. Penilaian dilakukan di Unit Layanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan. 


Anugerah tersebut diserahkan Gubernur Mahyeldi didampingi Kepala Ombudsman Sumbar, Yefri Heriani. Penghargaan diberikan atas penilaian Ombudsman pada 2023.

Pada  2023, nilai kabupaten/kota di Sumbar sampai di angka 95. "Hal itu merupakan upaya luar biasa yang patut kita syukuri. Semoga tahun ini kita berjuang bersama-sama menerima penghargaan dari pimpinan pusat Ombudsman," kata Gubernur Mahyeldi.

Penghargaan untuk Pemerintah Kota Solok diterima Wakil Wali Kota Ramadhani Kirana Putra. Wakil wali kota menerima Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) di auditorium Gubernuran Sumbar,  Padang, Senin (8/1/2024).

Kepala Ombudsman Perwakilan Sumbar, Yefri Heriani berikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumbar, beserta seluruh kabupaten dan kota yang telah bekerjasama dalam hal peningkatan pelayanan publik

"Pada 2023 ini, nilai kabupaten/kota di Sumbar sampai di angka 95, itu merupakan upaya luar biasa yang patut kita syukuri," katanya.

Ke depan, seluruh kabupaten dan kota agar mempersiapkan upaya perbaikan pelayanan publik tidak hanya karena dinilai, namun merupakan kewajiban semua pihak. Pekerjaan rumah terakhir bagaimana integritas dalam melakukan pelayanan publik menjadi yang terpenting.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, digitalisasi pelayanan publik salah satu target utama Pemprov Sumbar. Pemprov telah memiliki dashboard pembangunan Sumatera Barat dan itu terbuka untuk seluruh pihak.

"Mudah-mudahan ini dapat menjadi contoh bagi setiap kabupaten dan kota karena saat ini tidak ada lagi yang mesti ditutup-tutupi. Untuk itu diajak seluruh bupati dan wako menyamakan persepsi dalam membwrika pelayanan prima, kolaboratif government. Bersinergi dan berkolaborasi memberikan yang terbaik bagi masyarakat," tutup gubernur.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Irwasda Sumbar, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, instansi terkait, wali kota dan bupati se-Sumatera Barat. (sis)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama