Jalan Rusak Hambat Laju Perekonomian Masyarakat Nagari Galugua

Pertemuan Wagub Audy dengan Bupati Limapuluh Kota dan masyarakat Nagari Galugua. 



LIMAPULUH KOTA-Intensitas hujan tinggi pada akhir 2023 hingga Januari menyebabkan kerusakan parah pada salah satu jalan provinsi yang menghubungkan kecamatan di ruas Pangkalan Koto Baru-Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota. 


Dampaknya, aktivitas perekonomian, pendidikan, dan kegiatan lain dari sekitar 2.600 penduduk Nagari Galugua terganggu. 

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo yang menerima laporan dari Wali Nagari Galugua, Wendriardi, kemudian menginisiasi pengaduan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. 

Inisiatif masyarakat Galugua mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Wakil Gubernur Audy Joinaldy.

Berkat komunikasi intensif yang dijalin Bupati Safaruddin, di sela RUPS Bank Nagari yang diselenggarakan di Mercure Hotel, Selasa (6/2/2024), Wakil Gubernur Audy menerima audiensi dari Bupati Safaruddin bersama masyarakat didampingi Wali Nagari Wandriardi, Ketua Bamus Galugua, empat wali jorong dan tokoh masyarakat yang didampingi Camat Kapur IX, Wiko Putra.

Wali Nagari Wandriardi menyampaikan kesulitan akses ke Nagari Galugua. Sekitar 24 kilometer ruas jalan yang menghubungkan Nagari Galugua dengan Nagari Sialang di beberapa titik sudah tidak bisa dilalui kendaraan biasa dan harus menggunakan double garda. 

"Hal ini mengganggu aktivitas masyarakat yang sangat bergantung pada ruas jalan satu-satunya menuju Galugua," kata dia.

Ia berharap pemerintah provinsi memprioritaskan perbaikan ruas jalan tersebut di 2024. "Kami bermohon kepada Pak Wakil Gubernur, untuk mengutamakan ruas jalan Galugua, karena selama ini jalan tersebut bahkan belum pernah mengenyam 'aspal' maupun rabat beton," kata dia.

Wakil Gubernur Audy menjelaskan, ruas jalan tersebut telah dilakukan peninjauan oleh dinas terkait dan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan pemerintah provinsi. 

"Ruas jalan tersebut kami utamakan pengajuannya di 2024 melalui dana Instruksi Presiden untuk perbaikan jalan. Total anggaran yang diajukan untuk ruas jalan Pangkalan-Galugua senilai Rp48 miliar, semoga disetujui dan pengerjaannya akan dilaksanakan di 2024," jelas Audy.

Bupati Safaruddin mengatakan, peningkatan pembangunan infrastruktur secara terpadu menjadi salah satu titik fokus dalam membangun Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Bupati Safaruddin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota telah menganggarkan Rp2,3 miliar di 2024 untuk perbaikan infrastruktur jalan/jembatan di Nagari Galugua yang menjadi kewenangan kabupaten. 

"Tepatnya dari pertigaan menuju simpang Jorong Tanjung Jajaran hingga Jorong Galugua dan Jorong Koto Tangah. Diprioritaskan jalan di depan kantor Wali Nagari Galugua untuk diperbaiki tahun ini," kata Safaruddin. (JND)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama