PASAMAN — Bupati Pasaman Welly Suhery menyerahkan bantuan rumah layak huni melalui Program Pasaman Peduli Rumah dari BAZNAS Kabupaten Pasaman senilai Rp15 juta kepada keluarga korban banjir bandang di Mapun, Kecamatan Lubuk Sikaping, Senin (13/10). Bantuan ini diberikan kepada Hendra, warga Jorong Mapun, yang rumahnya hanyut akibat bencana pada 27 September 2025.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pasaman H. Parulian, Plt Kalaksa BPBD Pasaman Dedi, Ketua BAZNAS Pasaman Asnil M., perwakilan BPBD Provinsi Sumatera Barat, Camat Lubuk Sikaping Elfaredo Rama, Babinsa, Waka Polsek Lubuk Sikaping, Wali Nagari Sundata Selatan, serta sejumlah pejabat eselon III lainnya.
Selain bantuan bedah rumah, Bupati Welly Suhery juga menyerahkan bantuan logistik dari BPBD Provinsi Sumatera Barat berupa peralatan makan, kasur portabel, selimut, dan perlengkapan lainnya bagi korban yang terdampak banjir bandang.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban. “Semoga bantuan ini dapat membantu keluarga yang terdampak bencana,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan agar masyarakat tetap tabah dan ikhlas menghadapi musibah yang terjadi. “Peristiwa ini adalah ujian yang harus kita terima dengan lapang dada. Kita harus tetap kuat dan saling mendukung,” tuturnya. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas bantuan yang diberikan.
Wali Nagari Sundata Utara, Nofriyan, menjelaskan bahwa banjir bandang tersebut menghanyutkan satu rumah, merusak dua bendungan, dan memusnahkan sekitar 20 hektare lahan pertanian. Ia memastikan pihak nagari telah menyalurkan bantuan sembako dan melaporkan seluruh kerusakan kepada instansi terkait. “Kami sangat terbantu dengan perhatian pemerintah daerah dan BAZNAS Pasaman,” katanya.
Sementara itu, Hendra, korban rumah hanyut, menyampaikan rasa harunya atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bantuan sebesar itu. Usai penyerahan bantuan, Bupati Pasaman bersama rombongan meninjau langsung lokasi rumah yang hanyut dengan berjalan kaki sekitar setengah kilometer dari jalan utama. (*)
