SAWAHLUNTO–Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Sawahlunto yang digelar di Hotel Saka Heritage Ombilin pada Minggu, 23 November 2025, berlangsung meriah dan penuh kehangatan.
Dari awal pembukaan hingga penutupan, seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan tanpa gesekan. Di akhir forum, seluruh peserta sepakat menetapkan H. Jeffry Hibatullah sebagai Ketua DPD Golkar Sawahlunto periode 2025–2030 melalui keputusan aklamasi.
Aklamasi ini bukan sekadar kesepakatan spontan. Ia menjadi bukti kuat bahwa konsolidasi internal Golkar di Sawahlunto berjalan solid, matang, dan jauh dari perpecahan.
Jeffry, Calon Tunggal yang Mendapat Restu Penuh
Sehari sebelum Musda, Steering Committee (SC) melalui Nova Hendra telah mengumumkan Jeffry sebagai calon tunggal. Penetapan ini merupakan hasil penjaringan yang panjang dan dialog antarstruktur partai.
Nova menegaskan bahwa kemunculan satu calon bukan berarti mematikan demokrasi, justru sebaliknya menunjukkan kekompakan.
“Ini hasil dari proses demokrasi yang terbuka. Jeffry dinilai paling tepat untuk menjaga marwah dan membesarkan partai,” ujar Nova.
Keputusan tersebut langsung mendapat legitimasi penuh dari seluruh pemegang hak suara: Pimpinan Kecamatan (PK), organisasi pendiri dan yang didirikan, serta sayap partai.
Ketua Golkar Sumbar: Soliditas Harga Mati
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatra Barat, H. Khairunas, hadir memberi arahan tegas. Menurutnya, mekanisme Musda dari pusat hingga daerah memang didesain untuk mencegah friksi internal.
“Tujuannya jelas—tidak boleh ada perpecahan. Soliditas adalah harga mati,” tegas Khairunas.
Ia juga mengingatkan bahwa doktrin Partai Golkar adalah mendahulukan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan kelompok.
Zigo Rolanda Apresiasi Prestasi Golkar Sawahlunto
Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Zigo Rolanda, mendapat perhatian besar ketika menyampaikan orasi politiknya. Ia memberi apresiasi tinggi kepada kepemimpinan periode sebelumnya, Elfia Rita Dewi.
“Di bawah Ibu Elfia, Golkar tidak hanya mempertahankan pucuk pimpinan DPRD, tetapi juga menambah kursi legislatif dan memenangkan Pilkada 2024. Ini capaian luar biasa,” ungkapnya.
Namun Zigo juga membawa pesan penting mengenai kondisi fiskal daerah. Ia menyebut tahun 2025–2026 akan menjadi masa yang menantang bagi kabupaten/kota akibat pengurangan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).
“Publik harus diberi pemahaman jujur tentang kondisi ini, agar tidak salah persepsi,” jelasnya.
Meski demikian, Zigo berkomitmen mengawal sejumlah program pembangunan strategis untuk Sawahlunto, termasuk pengembangan kawasan Kota Tua Sawahlunto pada tahun 2026.
Wali Kota Riyanda Putra: Golkar Melahirkan Banyak Pemimpin
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, juga memberikan sambutan yang menghangatkan suasana. Ia memuji Golkar sebagai partai yang turut menjadi kawah candradimuka politik di Sawahlunto.
“Banyak politisi Sawahlunto yang dulunya memakai baju kuning sebelum berlabuh ke partai lain. Golkar selalu melahirkan pemimpin,” ujar Riyanda.
Ia juga mengapresiasi komitmen Zigo Rolanda yang terus membawa aspirasi pembangunan ke pusat.
Jeffry Hibatullah: Amanah Besar untuk Sawahlunto
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Jeffry menyampaikan rasa syukur dan kesiapannya mengemban amanah. Dengan pengalaman sebagai Wakil Bendahara DPD Golkar Sumbar dan Wakil Wali Kota Sawahlunto, ia dinilai memiliki kemampuan untuk menyatukan dinamika politik dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Amanah ini tanggung jawab besar. Langkah pertama kita adalah menyusun kepengurusan yang solid dan merumuskan program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” kata Jeffry.
Jeffry juga menegaskan bahwa Golkar harus menjadi mesin politik yang modern, tertata, dan dekat dengan masyarakat.
Golkar Sawahlunto Siap Tancap Gas
Musda XI ditutup dengan pembentukan formatur untuk menyusun kepengurusan baru. Dengan nakhoda baru di tangan H. Jeffry Hibatullah, Partai Golkar Kota Sawahlunto kini tengah menyiapkan agenda besar: memperkuat mesin partai, mempertajam basis dukungan, dan membawa semangat pembangunan di kota warisan budaya dunia tersebut. (IZ)
